Unpad Bebaskan Mahasiswa Pakai AI untuk Tugas Kuliah, Kok Bisa?

ADVERTISEMENT

Unpad Bebaskan Mahasiswa Pakai AI untuk Tugas Kuliah, Kok Bisa?

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 12 Feb 2026 17:30 WIB
Gedung Rektorat Unpad
Gedung Rektorat Unpad (dok. Unpad)
Jakarta -

Rektor Universitas Padjadjaran, Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, mengajak para mahasiswa untuk menggunakan Artificial Intellegence (AI) sebagai alat bantu kegiatan akademik. Apa alasannya?

ProfArief menjelaskan kebijakan ini karenaUnpad ingin terlibat dalam ekosistem AI. Menurutnya, AI bisa menjadi alat bantu yang sangat kuat untuk menghasilkan karya ilmiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi secara umum bisa disampaikan bahwa kami di Unpad ingin justru terlibat dalam ekosistem AI, dan bisa menggunakan AI ini menjadi alat bantu yang sangat powerful dalam menghasilkan karya ilmiah, tetapi di dalam koridor academic integrity yang kuat," ujar Prof Arief dalam laman Unpad, dikutip Kamis (12/2/2026).

Unpad juga telah menyiapkan kebijakan terkait penggunaan kecerdasan artifisial dalam proses akademik melalui Peraturan Rektor No. 8 Tahun 2025 tentang Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif dalam Kegiatan Pembelajaran di Lingkungan Universitas Padjadjaran. Tak hanya itu, Unpad juga telah melakukan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AI kepada para pengajar.

ADVERTISEMENT

"Saya mohon para pimpinan bisa melakukan intensifikasi untuk literasi AI ini untuk para dosen dan para kaprodinya. Agar kaprodi dan dosen harus lebih tahu, atau minimal sama tahunya dengan generasi baru dalam penggunaan AI," pesan Arief.

Unpad Akan Luncurkan Pedoman AI di Kampus

Kepala Pusat Inovasi Pengajaran dan PembelajaranUnpad, Dr IntanNurmaYulita, menambahkan,Unpad akan meluncurkan pedoman etis penggunaan AI di kampus. Salah satu poin dalam pedoman etis tersebut adalah seberapa banyak penggunaan AI dalam membantu pengerjaan kegiatan akademik. Adapun penggunaan AI dapat disesuaikan dengan kebutuhan mata kuliah.

Selain pedoman etis, Unpad juga akan mengadakan workshop AI yang bekerja sama dengan Google. Selain itu, Unpad juga memfasilitasi penggunaan AI di kalangan sivitas dengan Gemini Pro dan NotebookLM.

"Jadi kalau mahasiswa dan para dosen ketika masuk ke Google dengan menggunakan afiliasi Unpad, itu bukan lagi yang basic, tetapi sudah next level," ucap Dr Intan.

Ketentuan Penggunaan AI di Kampus Unpad

Sebelumnya, Dosen UniversitasPadjadjaran (Unpad) sekaligus kreator konten, IraMirawati, mengatakanUnpad membolehkan mahasiswa menggunakan AI saat mengerjakan tugas. Namun, tetap dalam batasan tertentu.

"Jadi ada poin-poin di mana AI diperbolehkan. Tapi meskipun tadinya boleh ya mengedit, pakai itu, itu juga jangan keseluruhan jadi tetep bagian-bagian yang menurut mahasiswa tuh, ini gimana ya padanan katanya, jadi per kalimat aja," tuturnya usai Inauguration Google Student Ambassador di MGP Space, SCBD Park, LOT 6-D2. Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta, pada Senin (29/9/2025) lalu.

"AI itu boleh digunakan tapi jangan sampai copas (copy-paste). Hasilnya tetap harus ada elaborasi dengan pemikiran mahasiswa itu," tegasnya.

Para dosen Unpad juga mendorong mahasiswa untuk menggunakan AI dalam pembelajaran. Menurutnya, dosen bertanggung jawab mempersiapkan dan mengajarkan cara penggunaan AI yang benar kepada mahasiswa.

"Kita akan tanya, gimana sih pemahamannya mereka dari hasil belajarnya itu. Apa yang mereka dapatkan. Jadi gak akan tuh ada copas," katanya.




(nir/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads