Area Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) kini punya fasilitas baru untuk mahasiswa, masyarakat umum, bahkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fasilitas tersebut merupakan Collabhub, hasil kerja sama antara ParagonCorp dan UGM.
"Ruangan ini terbuka bukan hanya untuk sivitas akademika, tetapi juga masyarakat umum," kata Rektor UGM Prof dr Ova Emilia dalam peresmian Collabhub by ParagonCorp di GIK UGM pada Rabu (11/2/2026).
"Siapa pun, mulai dari pelajar sampai dengan pelaku UMKM, mendapat kesempatan untuk menggunakan Collabhub by ParagonCorp," ucapnya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ova menyebut spot baru di GIK UGM ini merupakan laboratorium sosial.
"Saya berharap bahwa laboratorium sosial ini menjadi rumah yang hangat, yang memberikan arena untuk belajar sepanjang hayat," jelasnya.
Ia berpesan kepada para mahasiswa agar berkolaborasi di tempat ini, misalnya melalui unit kegiatan mahasiswa (UKM) UGM.
"Saya juga berpesan kepada adik-adik, monggo berkolaborasi di sini. Saya tahu bahwa di sini UKM sangat banyak sekali dan di sinilah tempat kalian untuk saling bekerja sama, saking memahami dan di situlah inti dari pembelajaran untuk kehidupan," sebutnya.
Sementara, Direktur GIK UGM, Dr Alfatika Aunuriella Dini, SH, MKn, PhD mengatakan pihaknya ingin membuka mindset bahwa tempat-tempat artsy dan estetik dimulai dari GIK UGM. Fasilitas ini diharapkan mendukung mahasiswa dengan lebih baik dari titik-titik diskusi sebelumnya.
"Mereka datang ke GIK, memanfaatkan GIK dengan fasilitas apa adanya. Mereka duduk di selasar. Mereka melakukan diskusi-diskusi di tangga, atau bahkan di ruang-ruang kelas yang belum terfasilitasi dengan baik," kata Alfatika.
Collabhub by ParagonCorp memiliki area untuk belajar, berdiskusi, mencoba praktik print tiga dimensi. Ada juga spot cek kondisi kulit dari ParagonCorp.
(nah/twu)











































