Versi pemeringkatan universitas kini semakin bervariasi. Terbaru, majalah TIME bersama penyedia data dan peringkat pasar global Statista R mengeluarkan ranking universitas terbaik sedunia untuk edisi perdana.
Penelitian ini melakukan analisis komprehensif untuk mengidentifikasi universitas-universitas berkinerja terbaik di seluruh dunia. Perguruan tinggi yang terlibat harus berusia lebih dari tiga tahun, menawarkan gelar sarjana, dan memiliki lebih dari 2.000 mahasiswa.
Universitas-universitas terpilih jika memenuhi setidaknya satu dari kondisi berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Setidaknya satu peneliti yang banyak dikutip, berdasarkan perusahaan analisis Clarivate, termasuk di antara fakultas mereka.
- Mereka termasuk di antara institusi yang paling terkenal dan sering disebut, atau
- Mereka mendaftar melalui panggilan terbuka yang dipublikasikan di TIME.
Dengan pemeringkatan ini, kita juga bisa melihat kampus-kampus terbaik di Asia. Ada kampus apa saja?
Kampus Terbaik di Asia 2026 Versi TIME-Statista R
- The University of Hong Kong
- The Chinese University of Hong Kong
- Tsinghua University
- The Hong Kong Polytechnic University
- University of Tokyo
- Kyoto University
- Seoul National University
- Shanghai Jiao Tong University
- Nanyang Technological University
- National University of Singapore
- Yonsei University
- Fudan University
- Beijing Institute of Technology
- Institute of Science Tokyo
- University of Osaka
- Korea University
- Sungkyunkwan University
- Tongji University
- Xi'an Jiaotong University
- University of Science and Technology China.
Faktor-faktor Pemeringkatan
Analisis ini disusun berdasarkan tiga pilar utama, yaitu:
- Kapasitas & kinerja akademik
- Inovasi & dampak ekonomi
- Keterlibatan global.
Kampus mendapat skor pada setiap pilar di atas, yang kemudian diagregasikan menjadi skor akhir yang digunakan untuk menghasilkan peringkat.
Peringkat ini mengakui keterbatasan utama dalam perbandingan universitas global. Mengingat pelaporan yang tidak merata di berbagai negara, tim Statista R melakukan triangulasi data internasional, nasional, dan data yang disediakan universitas untuk meningkatkan konsistensi. Studi ini menilai banyak output relatif terhadap input institusional atau rata-rata negara untuk mengurangi bias dari konteks yang berbeda.
Setelah data dikumpulkan dan dievaluasi, data tersebut dikonsolidasikan dan diberi bobot dalam model penilaian tiga dimensi. Skor keseluruhan setiap universitas dihitung sebagai jumlah tertimbang dari skor indikator yang dinormalisasi, dengan bobot tingkat dimensi yang mencerminkan kepentingan relatifnya dalam kerangka kerja.
Berikut penilaian akhirnya:
- Kapasitas & kinerja akademik: 60% dari skor keseluruhan
- Inovasi & dampak ekonomi: 30% dari skor keseluruhan
- Keterlibatan global: 10% dari skor keseluruhan.
(nah/nwk)











































