Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof Heri Hermansyah, menyatakan UI akan melaksanakan reformasi sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi. Tak hanya itu, kampus juga akan segera menyalurkan insentif pada tiap pegawai dengan besaran hingga 100% pendapatan.
Dalam Dies Natalis UI ke-76 di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026), Heri mengatakan kebijakan tersebut dalam rangka reformasi kesejahteraan berbasis meritokrasi. Penyaluran insentif akan mulai disalurkan tahun ini.
"Tahun ini, untuk pertama kalinya, UI akan memberikan insentif prestasi kinerja mencapai 100%, baik dosen maupun tenaga kependidikan," ucap Prof Heri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"UI juga akan memberikan bonus tahunan berdasarkan capaian kinerja organisasi. Dengan demikian, setiap pegawai UI untuk pertama kalinya dapat memperoleh 16-17 kali pendapatan bulanan setiap tahunnya," imbuhnya.
Menurut Heri, kebijakan tersebut bukan semata soal peningkatan kesejahteraan material, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan kerja yang menghargai profesionalisme dan transparansi.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pemberian insentif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan keuangan yang akuntabel, berbasis kinerja, dan selaras dengan prioritas strategis universitas.
"Kita memastikan, setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan nilai tambah nyata bagi pengembangan tridharma dan kesejahteraan civitas akademika," tegasnya.
Prof Heri memastikan dana abadi menjadi instrumen strategis. Menurutnya, dana abadi bukan sekadar cadangan keuangan, tetapi fondasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pendidikan, riset, dan kontribusi UI bagi bangsa.
"Hingga saat ini, kita terus meningkatkan perolehan dan optimalisasi dana abadi UI," ujarnya.
Dalam satu tahun terakhir, ia merinci, UI telah menambah lebih dari Rp 34 miliar tambahan dana baru untuk dana abadi. UI juga menurutnya telah berhasil melakukan efisiensi untuk membentuk lebih dari Rp 700 miliar dana abadi bagi UI dan fakultas. Diharapkan, angkanya mencapai Rp 900 miliar pada akhir 2026.
(nir/twu)











































