Korea Selatan di mata masyarakat Indonesia identik dengan K-pop, drama Korea, dan aneka kuliner khas. Ternyata popularitas Negeri Ginseng di Indonesia juga mendorong meningkatnya minat pada jurusan Bahasa dan Sastra Korea di perguruan tinggi.
Seiring kian eratnya kerja sama Indonesia-Korea Selatan di berbagai sektor, lulusan jurusan ini memiliki peluang karier yang semakin terbuka. Lantas, profesi apa saja yang bisa digeluti oleh lulusan Bahasa dan Sastra Korea di Tanah Air?
Prospek Karier Lulusan Jurusan Bahasa dan Sastra Korea
Dikutip dari sejumlah laman resmi kampus di Indonesia berikut daftarnya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pengajar Bahasa Korea
Tenaga pengajar bahasa korea di Indonesia tampaknya semakin dibutuhkan, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya Korea. Lulusan jurusan Bahasa Korea dapat berkarier sebagai pengajar, baik di lembaga formal maupun non-formal seperti sekolah, perguruan tinggi hingga lembaga kursus bahasa.
2. Penerjemah Bahasa Korea (Interpreter)
Lulusan Bahasa Korea juga dapat merambah jenjang karier sebagai penerjemah Bahasa Korea. Peran interpreter bukan sekedar menerjemahkan bahasa korea dalam lisan maupun tulisan. Lebih dari itu, penerjemah merupakan jembatan penghubung dua budaya.
3. Pegawai/Karyawan
Beberapa perusahaan Korea yang memiliki cabang di Indonesia, kerap membutuhkan tenaga kerja yang mampu berbahasa Korea. Maka sangat memungkinkan bagi lulusan jurusan ini menjadi pegawai yang kompeten profesional serta adaptif.
4. Wirausahawan
Kemampuan bahasa asing juga dapat membuka peluang karier sebagai wirausahawan. Dengan mampu berbahasa Korea, para lulusan berpeluang mengembangkan usaha kreatif yang berkaitan dengan budaya Korea. Produk yang dijual dapat berupa konten digital, kelas kursus daring, produk budaya hingga kuliner.
5. Media dan Industri Kreatif
Selain wirausahawan, keterampilan Bahasa Korea juga sejalan dengan industri kreatif dan media. Tingkat popularitas budaya Korea yang tinggi di Indonesia, menciptakan peluang di media, penerbitan atau konten kreator budaya Korea bertema (K-Pop, K-Drama, K-Food).
6. Diplomasi dan Hubungan Internasional
Lulusan jurusan Bahasa dan Sastra Korea juga dapat bekerja di kementerian atau lembaga Internasional yang berfokus pada hubungan Indonesia-Korea Selatan.
7. Pemandu Wisata (Tour Guide)
Lulusan Bahasa Korea juga dapat berkarier sebagai pemandu wisata. Profesi ini memberi mereka kesempatan membangun koneksi dengan wisatawan asing. Sekaligus membuka peluang kerja di industri pariwisata baik di Indonesia maupun Korea Selatan.
Hasil angket pelacakan lulusan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Korea yang dilakukan tahun 2024 menunjukkan sebanyak 66 persen alumni angkatan 2019-2021 memiiliki pekerjaan pertama di perusahaan Korea atau swasta lain. Kemudian 21 persen sebagai penerjemah, 12 % sebagai pengajar bahasa Korea, dan 1% di instansi pemerintah.
Biaya Kuliah di Jurusan Bahasa Korea
Bagi yang berminat mengambil jurusan bahasa Korea baik pada jalur penerimaan SNBP 2026, SNBT 2026 maupun mandiri bisa mendaftar di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Mengambil jurusan bahasa Korea harus mempersiapkan dana untuk uang kuliah tunggal jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri tahun 2025/2026 di UI mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 8,3 juta per semester. Adapun Iuran Pengembangan Institusi (IPI) antara Rp 0 (UKT Gol 1-2) hingga Rp 30 juta.
Adapun UKT di UGM antara Rp 0- Rp 7,6 juta. Sementara di UPI, UKT antara Rp 500 ribu-6,3 juta untuk jalur SNBP, SNBT, dengan IPI untuk jalur mandiri Rp 16,3 juta-19 juta.
Lalu, apa saja yang dipelajari selama berkuliah di jurusan Bahasa dan Sastra Korea?
Selama berkuliah di jurusan ini, mahasiswa akan mempelajari bukan saja bahasa Korea, tapi juga memahami budaya dan keterampilannya. Bahkan di awal pembelajaran, mahasiswa dikenalkan budaya Korea dengan pengantar berbahasa Inggris.
Kurikulum pembelajaran Bahasa Korea secara umum meliputi tiga aspek utama yaitu, bahasa, budaya dan keterampilan. Mahasiswa diajarkan Hangul (aksara Korea), tata bahasa, kosakata, percakapan, korespondensi Korea yang berhubungan dengan etika bisnis).
Dari segi budaya, materi yang disampaikan adalah seputar sejarah, filosofi (Konfusianisme), seni, tradisi, teknologi modern, dan cara pandang penduduk asli Korea. Sementara materi keterampilan, meliputi komunikasi sosial, penerjemahan (Korea-Indonesia), pengajaran, dan pemahaman konteks budaya untuk industri pariwisata dan bisnis. Tak ketinggalan, mahasiswa juga mempelajari tentang kecakapan hidup (Success Skills) ala Korea.
Demikian pemaparan mengenai prospek kerja dari jurusan Bahasa dan Sastra Korea sekaligus materi pembelajaran yang didapat selama perkuliahan. Ternyata jenjang karier dari jurusan ini cukup luas dan beragam ya detikers. Jadi, apakah tertarik untuk mengambil jurusan ini?
Simak Video "Video: Peran Baru Nilai TKA dalam Syarat Ikut SNBP 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(sls/pal)











































