Unesa Buka Prodi D4 Rekayasa Multimedia Edukasi Digital, Sudah Bisa Dipilih di SNBP!

ADVERTISEMENT

Unesa Buka Prodi D4 Rekayasa Multimedia Edukasi Digital, Sudah Bisa Dipilih di SNBP!

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Sabtu, 24 Jan 2026 09:00 WIB
Unesa Buka Prodi D4 Rekayasa Multimedia Edukasi Digital, Sudah Bisa Dipilih di SNBP!
Ilustrasi edtech. Foto: Getty Images/iStockphoto/Prapat Aowsakorn
Jakarta -

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyediakan program studi sarjana terapan (D4) Rekayasa Multimedia Edukasi Digital. Hal ini didasari oleh langkah nyata kampus Unesa untuk menjawab kebutuhan tenaga ahli bidang rekayasa teknologi sekaligus edukasi.

Prodi tersebut merupakan bagian dari Fakultas Vokasi (FV) Unesa yang dibentuk dengan tujuan mempersiapkan generasi muda untuk masuk ke dunia profesional. Tidak hanya itu, jurusan baru sarjana terapan ini juga berkomitmen untuk terus berinovasi di bidang industri teknologi pendidikan (edtech) yang kian maju.

Koordinator Prodi (Koorprodi) D4 Rekayasa Multimedia Edukasi Digital, Nanda Nini Anggalih menyebut prodi ini mengajarkan cara-cara kreatif untuk merancang, membangun dan membuat teknologi digital. Tentu saja jurusan baru ini berfokus pada pembuatan dan pengembangan multimedia digital di bidang pendidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prodi baru ini menekankan pada pengembangan kompetensi atau keahlian yang dibutuhkan di dunia EdTech Industry. Mahasiswa akan diarahkan untuk merekayasa atau menghasilkan produk atau inovasi teknologi multimedia. Inovasinya bisa mencakup teknologinya (hardware atau software) atau media dan konten edukasinya," ujar Nanda yang dikutip dari laman resmi Unesa pada (23/1/2026).

Lalu, bagaimana proses perkuliahan di jurusan Rekayasa Multimedia Edukasi Digital?

ADVERTISEMENT

Perkuliahannya Seperti Ini..

Nanda menjelaskan pada semester awal, mahasiswa akan dikenalkan dengan berbagai konsep terkait rekayasa teknologi, multimedia dan edukasi. Kemudian, saat memasuki semester kedua , mereka akan dihadapkan dengan serangkaian praktek yang berbasis proyek nyata.

Unit Penjamin Mutu (UPM) Mafrur Udhif Nofaizzi juga mengatakan terbentuknya prodi ini bukan tanpa proses yang panjang. Prodi ini lahir dari kajian dan diskusi panjang pihak kampus dan mitra industri yang mempertimbangkan kebutuhan tenaga kompeten di bidang rekayasa digital dan multimedia edukasi.

"Selama ini, banyak SDM yang hanya memiliki kemampuan teknologi di satu sisi, dan hanya memiliki kemampuan pendidikan atau edukasi di sisi lainnya. Prodi ini hadir untuk menghasilkan SDM yang memiliki kedua kompetensi itu," tutur Mafrur.

Dirinya menyebut bahwa sistem perkuliahan yang akan diterapkan, telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri saat ini dan di masa depan. Kompetensi para mahasiswa akan diperkuat melalui kerja sama dengan mitra di bidang industri edtech.

Prospek Karier

Prospek karier untuk prodi ini ada beragam, entah itu di instansi negeri ataupun swasta, mulai dari perancang dan pengembang teknologi digital, kreator konten edukasi digital, pengelola produk multimedia, dan learning system analyst.

"Lulusannya nanti tidak hanya bisa berkarier atau bekerja di sektor industri, tetapi juga sangat berpeluang menjadi entrepreneur," ujar Mafrur.

Kabar baiknya, prodi D-4 Rekayasa Multimedia Edukasi Digital ini juga bisa ditempuh calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan juga seleksi mandiri Unesa.




(nah/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads