Universitas Pertahanan (Unhan) membantu korban bencana Sumatera di Aceh Tamiang. Bantuannya berupa penyaluran donasi obat-obatan dan pembelajaran digital.
Penyaluran donasi dan pembelajaran digital ini akan dilakukan dalam rangkaian Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) pada 18 Januari hingga 18 Februari 2026. Latsitardanus adalah kegiatan tahunan yang menyatukan taruna tingkat akhir dari berbagai akademi militer (Akmil, AAL, AAU), kepolisian (Akpol), IPDN, Unhan, dan Poltek SSN untuk terjun langsung ke masyarakat, melaksanakan bakti sosial, karya bakti, dan pemberdayaan masyarakat, membangun sinergi TNI-Polri-Sipil, serta mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam suasana nyata di daerah tertentu, di mana edisi tahun 2026 akan menjadi Latsitardanus XLVI (46).
"Donasi obat-obatan ini tidak hanya merupakan dukungan logistik kesehatan, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara pendidikan tinggi pertahanan, TNI, dan
industri farmasi nasional," ujar Rektor Unhan RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr Anton Nugroho, MMDS, MA dilansir dari rilis Unhan, Selasa (13/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anton menekankan bahwa Latsitardanus merupakan momentum strategis dalam membentuk karakter kadet sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki kepedulian sosial,
empati, dan semangat bela negara, sekaligus menjadi sarana pengabdian nyata kepada masyarakat.
Inisiator kegiatan ini Dekan Fakultas Farmasi Militer (FFM) Unhan RI, Prof Dr apt Yahdiana Harahap, MS, mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan peran aktif Unhan RI dalam mendukung aspek kesehatan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Ditambahkan Kepala Pusat Kesehatan TNI (Kapuskes TNI), Mayor Jenderal TNI dr Hadi Juanda, SpPD, MARS, CFrA, menyampaikan bahwa donasi obat tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Aceh.
"Merupakan suatu kehormatan bagi Puskes TNI dapat bergabung bersama Unhan RI dalam upaya membantu korban bencana, terutama melalui penyediaan obat-obatan. Diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah," jelas Mayjen TNI dr Hadi.
Donasi obat-obatan yang akan disalurkan Unhan RI ini juga diberikan oleh industri farmasi nasional, antara lain dari PT Kimia Farma Tbk, yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Djagad Prakarsa Dwialam; PT Dexa Medica, yang dihadiri oleh Mateus Ramidi selaku Manager Dharma Dexa (Corporate
Social Responsibility); serta PT Novell Pharmaceutical Laboratories, yang dihadiri oleh Nia Lusniati, AMd Ak, SPsi, selaku Recruitment & Selection Department Head PT Novell Pharmaceutical Laboratories.
Tak ketinggalan dukungan dari Lembaga Farmasi TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana. Para perwakilan industri tersebut menyampaikan komitmen untuk terus mendukung kegiatan kemanusiaan dan penguatan ketahanan kesehatan nasional melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Unhan RI dan TNI.
Selain donasi obat-obatan, kegiatan ini juga akan menyalurkan bantuan untuk sektor pendidikan berbasis digital. ILMCI Group melalui Dr Sofian Tjandra, PhD, selaku CEO & Founder ILMCI Group, turut memberikan donasi berupa 500.000 PIN E-Learning yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.
Donasi ini diharapkan dapat membantu pemulihan dan peningkatan kapasitas pembelajaran masyarakat pascabencana. Donasi obat-obatan dan dukungan pembelajaran digital tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran pelayanan kesehatan serta aktivitas pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan Latsitardanus, sekaligus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.










































