Risiko Keamanan, Rektor UI Minta Mahasiswa Kampus Salemba Belajar dari Rumah

ADVERTISEMENT

Risiko Keamanan, Rektor UI Minta Mahasiswa Kampus Salemba Belajar dari Rumah

Trisna Wulandari - detikEdu
Jumat, 29 Agu 2025 10:35 WIB
Rektor UI Heri Hermansyah beri jawaban terkait masih adanya ospek di UI.
Rektor UI Heri Hermansyah meminta mahasiswa dan staf UI Salemba belajar dari rumah imbas situasi terkini, Jumat (29/8/2025). Foto: (Devita Savitri/detikcom)
Jakarta -

Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah meminta mahasiswa UI Salemba, Jakarta Pusat belajar dari rumah menyusul perkembangan situasi terkini Selaras, dosen dan tenaga kependidikan UI juga diminta bekerja dari rumah pada Jumat (29/8/2025).

Hal ini disampaikan Heri melalui Surat Edaran Rektor UI Nomor: 3525/UN2.R/SDM.06.00/2025 tentang Bekerja dan Belajar dari Rumah bagi Sivitas Akademika di Lingkungan UI Kampus Salemba.

SE ini diedarkan pada warga UI Salemba di Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL), Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), termasuk para dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa yang beraktivitas di sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menindaklanjuti perkembangan situasi terkini yang berpotensi mengganggu keamanan, kenyamanan, serta kelancaran kegiatan akademik," tulis Heri.

"Seluruh kegiatan akademik dan non-akademik di lingkungan Kampus UI Salemba pada hari ini, Jumat tanggal 29 Agustus 2025, dilaksanakan dari rumah," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Untuk menjaga keselamatan, ia meminta seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tidak berada di area kampus hingga situasi dinyatakan kondusif.

Sementara itu, sivitas UI dapat memantau info kegiatan akademik melalui kanal resmi kampus.

SE Rektor di atas dikonfirmasi Kepala Sub Direktorat Hubungan Media dan Pengelola Reputasi Digital, Emir Chairullah, PhD kepada wartawan, "Iya benar".

Demonstrasi pada Kamis (28/8/2025) di Gedung MPR/DPR dan kawasan Senayan, Jakarta yang melibatkan pelajar dan mahasiswa mengangkat isu pendidikan, biaya hidup, dan protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Bentrokan terjadi dengan aparat yang menggunakan gas air mata. Sejumlah demonstran luka-luka dan pingsan dibawa dengan ambulans, sementara yang lain bertahan hingga larut malam.

Hari ini, Jumat (29/8/2025) massa juga bergerak ke Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat yang tak jauh dari UI Salemba usai driver ojol tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Pejompongan pada Kamis sore di tengah kericuhan.




(twu/nwk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads