Perjuangan Komandan Upacara HUT RI Masuk UI, Sempat Belajar Andalkan Cuaca

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 19 Agu 2022 11:00 WIB
Ari Kuncoro bersama dengan Paskira UI di HUT RI ke-77.
Paskibra UI di HUT RI ke-77. (Foto: Humas UI)
Jakarta -

Semarak upacara Kemerdekaan RI ke 77 dirayakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Universitas Indonesia (UI) tak terkecuali.

Tampak Rektor UI, Ari Kuncoro, berpose di depan Balai Sidang UI bersama dengan jajaran dosen dan para paskibra selepas upacara kemerdekaan.

Ada yang unik dari jajaran paskibra tersebut. Sang Komandan Upacara, Demos Yovano Mansayori Karubaba berasal dari daerah yang lebih jauh dari rekan-rekannya.

Mahasiswa yang akrab dipanggil Demos itu, adalah mahasiswa baru jurusan Ilmu Hubungan Internasional yang berasal dari Manokwari, Papua Barat. Demos bertutur, tidak banyak masyarakat Papua yang bisa menjajaki perguruan tinggi.

"Jarang orang Papua masuk di universitas, apalagi universitas nomor satu di Indonesia. Ini merupakan tantangan bagi saya untuk membuktikan bahwa orang Papua juga bisa berkuliah di UI," ungkap Demos dalam laman resmi UI, Kamis (18/8/2022).

Prestasi Demos bukan tanpa halangan. Semasa sekolah, ia sering kali harus mengandalkan cuaca demi kelancaran belajar.

Belajar Andalkan Cuaca

Pembelajaran di masa pandemi bukanlah hal yang mudah. Aktivitas belajar mengajar tatap muka sempat beralih ke ruang virtual. Bagi wilayah dengan akses internet mudah, tentu bukan perkara yang sulit. Namun, Demos dan teman-teman memiliki cerita lain.

Demos bercerita, selama dua tahun pandemi, ia dan teman-temannya di Manokwari mengandalkan cuaca untuk mendapatkan akses internet. Saat pembelajaran dilakukan secara daring, ia dan teman temannya mengandalkan cuaca untuk mendapatkan akses internet yang lancar.

Jika cuaca cerah, pembelajaran berjalan lancar. Tetapi jika cuaca buruk, pembelajaran di sekolah terhambat.

Meski demikian, semangat juang Demos tidak redup. Ia aktif belajar dan mengikuti berbagai lomba hingga masuk dalam daftar siswa eligible yang berhak mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Puji Tuhan, berkat usaha dan kerja keras, saya diterima di UI," ungkap syukur Demos.

Melalui kesempatan ini, Demos berharap ia bisa mewakili Papua mengenalkan budaya daerahnya di Indonesia maupun kancah internasional.

"Serta mampu mensejahterakan warga Papua agar kita tidak lagi dipandang sebelah mata," pungkas Demos.



Simak Video "Melihat Lagi Paskibra di Tangerang Becek-becekan di Upacara HUT RI"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia