Universitas Pertamina dan Schlumberger Gelar AI Academy

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 17 Agu 2022 09:00 WIB
Pelatihan AI Universitas Pertamina dan Schlumberger.
AI Academy di Universitas Pertamina dan Schlumberger.
Jakarta -

Schlumberger Indonesia bekerja sama dengan Universitas Pertamina (UPER) menyelenggarakan AI Academy hingga 23 September 2022. Di pelatihan ini, mahasiswa dan alumni UPER serta profesional industri energi bisa memperkaya skill dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya artificial intelligence (AI), untuk optimalisasi industri energi.

Schlumberger mencatat, Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika memperkirakan kenaikan kebutuhan pekerjaan bidang kecerdasan buatan atau AI mencapai 31,4% pada 2030. Lebih jauh, situs pencari kerja Glassdoor menyatakan, pendapatan seorang ahli AI di Amerika bisa mencapai USD 150 ribu per tahun atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Sementara itu, ketersediaan tenaga ahli AI di Indonesia masih minim. Mengutip laman Kemendikbudristek, Dirjen Dikti Prof. Nizam menyatakan bahwa hingga 2025, Indonesia butuh setidaknya 250 ribu talenta bidang AI.

Managing Director Schlumberger Indonesia Devan Keith K Jeya Raj mengatakan, pelatihan kali ini merupakan kolaborasi pertama Schlumberger Indonesia dengan pendidikan tinggi di Indonesia dalam merespons kebutuhan tenaga ahli AI.

"Prestasi mahasiswa UPER di berbagai ajang kejuaraan juga sudah tidak diragukan. Tahun lalu, tim UPER memenangkan kompetisi DELFI Data Science Hackathon 2021 yang diselenggarakan oleh Schlumberger. Tahun ini, tim UPER bahkan melaju ke kompetisi internasional Petrobowl mewakili regional Asia Pasifik," kata Devan dalam keterangan yang diterima detikEdu, Selasa (16/8/2022).

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Ir. IGN Wiratmaja Puja, Ph.D., mengatakan, ada 30 peserta terpilih di pelatihan perdana. Para peserta terdiri atas 20 mahasiswa, delapan alumni, dan dua profesional industri energi. Kegiatan para peserta didukung PT Pertamina Hulu Indonesia dan Indonesian Petroleum Association (IPA).

Program serupa juga dikerjasamakan dengan Institut Teknologi Bandung.

Kelas AI hingga Peluang Magang

AI Academy Project Manager Schlumberger Indonesia mengatakan, peserta dibagi ke dalam dua kelas. Kelas pertama, Digital Fundamental Class, membahas AI Programming, Data Science, dan Cloud System milik Schlumberger, yakni DELFI.

Di kelas kedua, Digital Master Class, peserta belajar lebih dalam tentang reservoir, production, hingga geological interpretation dan AI seismic interpretation.

Setelah belajar, para peserta AI Academy akan berkompetisi dalam penyusunan tugas akhir. Peserta didukung 13 instruktur global yang berasal dari profesional di industri energi termasuk dosen UPER. Tiga peserta terbaik akan mendapat kesempatan magang di Schlumberger.

Inovasi Sektor Energi

Sebelumnya, sejumlah inovasi sudah dihasilkan para civitas akademika UPER untuk mengakselerasi digitalisasi di sektor energi lewat pusat studi (Center of Excellence/COE). Contohnya di Center for Geoscience Artificial and Advanced Computing (GAIA) UPER.

"Yang pertama adalah CLIRTON, yakni perangkat lunak pengolahan data seismik berbasis web dan cloud. Inovasi lainnya adalah PERTRARAY, yakni aplikasi untuk penargetan sumur bor yang dapat membantu pengguna memperoleh gambaran riil kondisi di bawah permukaan tanah. Kedua inovasi digitalisasi ini sangat membantu efisiensi dan optimalisasi proses bisnis energi," jelas Prof. Wirat.

Tertarik belajar atau berkarier di industri energi? Saat ini, kampus besutan PT Pertamina (Persero) ini sedang membuka pendaftaran non tes di Seleksi Nilai Rapor (SNR) dan Seleksi Nilai UTBK Universitas Pertaminan untuk tahun akademik 2022/2023 .

Selengkapnya tentang program studi, syarat, dan ketentuan pendaftaran Universitas Pertamina 2022 bisa dilihat di laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id/. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?



Simak Video "Pemerintah Bakal Hapus BBM 'Kotor' Tahun Depan, Pertalite Termasuk?"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia