7 Tips Memilih Prodi Kuliah dari Psikolog UNS, Siswa Perhatikan Ya

Anatasia Anjani - detikEdu
Sabtu, 23 Apr 2022 15:15 WIB
Ilustrasi Kuliah
ilustrasi kuliah.Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Beberapa perguruan tinggi masih membuka pendaftaran jalur mandiri dan gelombang kedua SBMPTN akan dilaksanakan di bulan Mei. Masih ada kesempatan bagi para siswa untuk memilih prodi yang dituju.

Nah psikolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Fitriani memberikan beberapa tips dalam memilih prodi. Apa saja itu?

Tips Memilih Prodi dari Psikolog UNS

1. Mengenali Minat Siswa

Hal yang pertama harus dilakukan adalah mengenali minat terlebih dahulu. Caranya dengan mengamati hobi dan kegemaran masing-masing.

Tuliskan hobi-hobi tersebut berdasarkan prioritas.

2. Gali Bakat yang Dimiliki

Minat harus didukung dengan adanya bakat. Cara menggali bakat dengan melihat nilai akademik selama bersekolah.

Ketahui juga bidang-bidang ilmu yang menjadi keunggulan tiap siswa.dengan mengetahui bidang-bidang yang unggul akan mempermudah mereka dalam memilih. Tuliskan juga bakat yang sudah dikenali berdasarkan prioritas.

3. Riset Prodi

Cari informasi prodi dan bidang kerja dengan melakukan pemetaan minat dan bakat yang telah ditelusuri sebelumnya. Siswa dapat menilai prodi dan profesi mana yang akan ditekuni nantinya.

Tulislah informasi tersebut berdasarkan prioritas. Jika sudah mempelajari prodi jangan lupa mencari informasi di tiap kampus tujuan.

4. Menulis Kesimpulan

Jika sudah melakukan semua hal di atas tulislah kesimpulan. Kesimpulan ini nantinya dapat mempermudah siswa mengetahui seperti apa prodi yang sesuai dengan dirinya.

5. Meminta Dukungan Orang Tua

Dalam memilih prodi perlu adanya dukungan orang tua sebagai motivasi. Hal ini bertujuan agar anak tetap percaya diri dan semangat dalam menjalankan proses seleksi.

Tips meminta dukungan orang tua adalah melakukan komunikasi yang intens.

"Upayakan komunikasi yang dilakukan tidak menekan, tidak membuat stres. Orang tua itu sebaiknya memberikan kesempatan bagi anak untuk menyampaikan keinginannya atau kegalauannya," jelas Afia yang dikutip dari laman UNS.

6. Menyikapi Perbedaan Pendapat Orang Tua

Saat memilih prodi perbedaan pendapat dengan orang tua umum terjadi. Orang tua terkadang melihat prodi berdasarkan dari prospek pekerjaan yang baik.

Jika ada perbedaan pendapat perlu diselesaikan dengan komunikasi.

"Hal yang perlu dilakukan adalah mengomunikasikan pilihan anak kepada orang tua dengan cara yang baik. Sampaikan pada orang tua apa yang kalian ketahui, semua pengetahuan yang anda miliki mengenai jurusan yang dipilih secara komprehensif termasuk prospek karier ke depan seperti apa. Sampaikan bahwa pilihan tersebut sudah sesuai dengan minat dan bakat anda," kata Afia.

7. Tetap Utamakan Minat

Jika ditanya memilih prodi berdasarkan minat atau prospek kerja, tetap utamakan minat. Jika siswa meminati prodi itu, perkuliahan akan lebih berjalan lancar. Sehingga ke depannya siswa dapat menyusun langkah karier yang diminati.

"Jika kita menikmati apa yang kita kerjakan, ini disebut minat. Dan apa yang kita kerjakan menunjukkan hasil yang baik, inilah yang disebut sebagai bakat. Maka karier kita itu akan berkembang. Bagaimanapun prospek pekerjaan kita nantinya," ujar Afia.

Cara mengenali minat dan bakat dapat melalui tes psikologi. Tes psikologi minat dan bakat sangat berguna dalam memilih prodi.

Itulah tips memilih prodi dari psikolog pendidikan UNS. Semoga berhasil ya detikers!



Simak Video "Biar Awet! Ini Cara Merawat Motor Matik di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia