Internasionalisasi, USU Ikuti Pertemuan Erasmus+ Master di Italia

Sponsored - detikEdu
Kamis, 21 Apr 2022 20:58 WIB
Pertemuan Erasmus+ di Italia
Foto: USU
Jakarta -

Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti pertemuan peserta proyek Kerjasama Erasmus+ Master in Industry 4.0. Untuk pertama kalinya, pertemuan ini diselenggarakan setelah tertunda beberapa kali sejak akhir tahun 2019.

Pada pertemuan yang digelar Unimarconi tanggal 20-22 April 2022 di Rome, Italia tersebut, hadir mewakili USU, Rektor Muryanto Amin, Koordinator Kerjasama Erasmus+ Master in Industry 4.0 USU Emerson Pascawira Sinulingga, Dekan Fakultas Teknik Ir. Fahmi serta Ketua Departemen Teknik Elektro Suherman. Selain USU, turut hadir peserta lain yang berasal dari Italia, Yunani, Kamboja, serta Malaysia.

Seperti diketahui, USU tengah gencar mengimplementasikan semangat Transformation Towards the Ultimate yang pertama kali diusung oleh Rektor USU Muryanto Amin. Salah satu target dalam transformasi tersebut adalah meningkatkan kualitas USU sehingga dapat bersaing di tingkat internasional. Proyek Kerjasama Erasmus+ Master in Industry 4.0 menjadi salah satu dari rangkaian program tersebut.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendirikan program studi magister di bidang Industri 4.0 di Indonesia, Kamboja, dan Malaysia. Program studi ini akan memiliki multidisiplin yang menggabungkan berbagai sektor teknologi seperti sistem cyber-fisik, internet of things dan analitik data besar dengan bidang aplikasi yaitu manufaktur, pertanian dan kesehatan.

Selain itu, dibahas rencana mendirikan laboratorium pendukung dan Virtual Learning Environment di bidang Industri 4.0. Kerja sama ini akan dilaksanakan dalam rentang waktu 3 tahun.

Muryanto menjelaskan program ini sangat penting bagi USU karena telah menjadi bagian dari kelompok perguruan tinggi internasional. Menurutnya, hal ini memberikan dampak sangat baik bagi USU dalam rangka memperkuat jaringan kampus internasional serta berkontribusi menata dunia pendidikan.

"Bagi USU sendiri program kerja sama ini sangat penting untuk memenuhi target Renstra USU 2020-2024 dan indikator Kinerja Utama (IKU). Sasarannya mendapatkan competitive fund kerjasama internasional, laboratorium berstandar internasional, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan revolusi industri 4.0, prodi menyediakan mata kuliah lintas disiplin ilmu, serta dan dosen mengikuti mobilitas internasional. Rencana pertemuan lanjutan di Bulan Juni akan digelar di USU, Medan," papar Muryanto.

Berdasarkan kesepakatan kerja sama tersebut, USU didorong untuk memiliki laboratorium sesuai dengan kebutuhan Revolusi Industri 4.0 yang didanai melalui Kerjasama Erasmus+ Industry 4.0. Selain itu, USU dapat mengimplementasikan kebijakan Kampus Merdeka Merdeka Belajar (MBKM).

"MBKM juga dapat dipenuhi dengan mendirikan program studi baru yang merespon perubahan dunia melalui kerjasama dengan organisasi multilateral dan didukung oleh 13 institusi/perguruan tinggi dari 3 negara di ASEAN serta 2 negara di Eropa," terang Muryanto.

Unimarconi dipilih sebagai tuan rumah untuk pertemuan kali ini karena menjadi universitas percontohan di Italia yang telah meraih akreditasi sebagai digital universitas dari Pemerintah Italia. Kampus ini juga aktif tergabung dalam kluster nasional 'Fabbrica Intelligente', yaitu model kluster riset nasional dengan sasaran implementasi strategi pengembangan industri berdasarkan penelitian dan inovasi untuk meningkatkan kompetitif industri Italia.

Klaster nasional penelitian dan inovasi ini telah mengembangkan desain pengembangan pabrik-pabrik di Italia yang seluruh berbasis Teknologi Industri 4.0 seperti robotics, IAoT, dan lainnya yang telah dimanfaatkan oleh industri. Suasana akademik tersebut mendukung industri manufacturing Italia untuk pulih dan bertumbuh kembali akibat pandemi.

Karena itu, USU berupaya mengembangkan kekuatan keilmuan dan penelitian yang dimiliki para penelitinya untuk menginisiasi kluster yang sama di tingkat nasional dan internasional lewat kerja sama dengan pemerintah dan SME di Sumatera Utara dan Nasional. Saat ini, USU telah menjadi bagian dari program Erasmus+ sebagai salah satu kampus yang dipilih untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten di bidang RI 4.0 melalui pendirian Prodi Master In Industry 4.0.

(Content Promotion/USU)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia