ITB Pakai Aplikasi AMARI untuk Memantau Risiko Penularan COVID-19 Saat PTM

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 26 Jan 2022 20:50 WIB
dalam memantau risiko penularan COVID-19 di wilayah kampus, ITB menyediakan aplikasi bernama AMARI.
Foto: itb.ac.id
Jakarta -

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah membuka kembali kampus untuk kegiatan akademik. Sejak dimulainya mulai semester kedua tahun ajaran 2021/2022, kegiatan perkuliahan dilakukan secara terbatas.


Mengutip laman resmi ITB, kegiatan luring 100 persen dilakukan pada perkuliahan yang bersifat pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), antara lain praktikum, workshop, studio, kuliah lapangan, dan sejenisnya.


Adapun dalam memantau risiko penularan COVID-19 di wilayah kampus, ITB menyediakan aplikasi bernama AMARI.


Salah satu perwakilan Tim AMARI ITB, Teguh, mengatakan bahwa pada tahun 2021 lalu, tim AMARI ITB telah melakukan beberapa upaya guna pencegahan penularan COVID 19 di lingkungan ITB, yaitu terkait telemedicine (bekerja sama dengan Unpad), tele-edukasi, dan pengadaan self-questionnaire untuk self-awareness responden terkait kondisi responden.


"Dari tiga kegiatan tersebut, saya bertugas untuk melakukan analisis spasial dari data yang terkumpul, khususnya dari self-questionnaire yang menjadi syarat masuk ke kampus ITB," katanya dikutip dari laman resmi ITB, Rabu (26/1/2022).


Gedung dengan Aktivitas Tinggi Terpantau


Teguh menjelaskan bahwa hasil analisa spasial tersebut dapat dijadikan acuan bagi pihak yang berkepentingan seperti rektorat untuk melihat perilaku aktivitas kampus pada level gedung.


Hal ini nantinya akan berkaitan dengan regulasi pembatasan aktivitas di mana salah satunya adalah pembatasan jumlah orang yang beraktivitas di tempat yang sama.


AMARI ITB juga bekerja memberikan informasi gedung-gedung mana di ITB dengan indikasi aktivitas tinggi atau rendah sehingga dapat mengestimasi tingkat risiko penularan COVID 19 pada satu gedung akibat tingginya aktivitas di sana.


Di sisi lain, informasi ini juga bermanfaat untuk pengaturan kebijakan di ITB terkait efektivitas peraturan yang sudah dikeluarkan.


Diterapkan Kembali untuk PTM 2022


Teguh mengatakan bahwa untuk tahun 2022 ini, pemantauan menggunakan aplikasi AMARI masih akan tetap dilakukan walaupun dengan banyak penyesuaian.


Meski menurutnya program vaksinasi sudah berjalan dengan baik, tetapi masa pandemi masih belum berakhir dan masih berpotensi untuk kembali merebak.


Untuk itu, Tim Amari ITB menegaskan bahwa protokol kesehatan COVID-19 harus terus dilakukan, khususnya pada masa perkuliahan hybrid (bauran) yang saat ini sudah mulai dilakukan.



Simak Video "Jokowi Sarankan Mahasiswa Kedokteran Juga Belajar Robotik"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia