5 Tim Untidar Lolos Program KBMI dan Dapat Pendanaan Rp 25 Juta

Sponsored - detikEdu
Senin, 24 Jan 2022 19:04 WIB
Universitas Tidar
Foto: Universitas Tidar
Jakarta -

Lima tim kewirausahaan Universitas Tidar lolos pendanaan Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2021. Kelima tim kelompok usaha Universitas Tidar (Untidar) ini dibimbing oleh sejumlah dosen antara lain AA Adventure dosen pembimbing Xander Salahudin, Aksesoris Kos dosen pembimbing Kuswan Hadji, Cocofe dosen pembimbing Dzikrina Dian Cahyani, Musdam dosen pembimbing Pradipta Bayuaji Pramono, dan Nateco Hijab dosen pembimbing Zuida Ratih Hendrastuti.

KBMI merupakan salah satu wujud dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa). Program ini dilaksanakan untuk membina karakter wirausaha sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran.

Keseluruhan kelompok usaha yang beranggotakan mahasiswa dari 5 Fakultas yakni Pertanian (Faperta), Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ilmu Sosial dan Politik, Ekonomi, dan Teknik kolaborasi lintas bidang keilmuan.

Tim-tim tersebut lolos setelah memenuhi persyaratan dan seleksi yang cukup ketat, yaitu seleksi proposal tingkat universitas kemudian seleksi pusat oleh Belmawa. KBMI sendiri menawarkan bantuan pengembangan usaha hingga 25 juta rupiah per satu usaha mahasiswa. Tidak hanya itu, KBMI juga memberikan pendampingan usaha melalui program Pendampingan Wirausaha Mahasiswa (PWMI) dan CEO Academy, workshop pengembangan usaha, dan jejaring berwirausaha dari seluruh Indonesia.

Universitas Tidar Foto: Universitas Tidar

Salah satu anggota tim Nateco Hijab Anisa Solihati mengatakan, sangat bersyukur dan senang menjadi salah satu mahasiswa yang mendapatkan kesempatan ini,

"Program ini kami benar-benar dibina menjadi wirausaha, ada pendampingan konsisten yang diberikan oleh PWMI sehingga sangat membantu dalam hal pengembangan usaha," kata Anisa.

Berlokasi di sekitar Untidar, yaitu Magelang, Temanggung, dan Kebumen, kelima tim melakukan usaha dengan kategori yang berbeda.

Untuk tim AA Adventure mereka bergerak dalam bidang bidang jasa dan perdagangan dengan menyewakan alat-alat outdoor. Aksesoris Kos menyediakan berbagai macam furniture untuk kepentingan kos yaitu kategori terapan. Cocofe bergerak dalam bidang industri makanan dan minuman kopi khas Temanggung.

Tak hanya itu, ada juga tim yang memanfaatkan teknologi yakni Musdam. Kelompok tersebut melakukan budidaya entok dengan memanfaatkan tiga teknologi yakni penyesuaian suhu otomatis, pemberian minum otomatis, dan alat penetas telur. Sementara itu, Nateco Hijab memiliki produk hijab yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan teknik produksi ecoprint.

Universitas Tidar Foto: Universitas Tidar

Meskipun bergerak di sektor-sektor yang berbeda, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi mereka untuk saling bekerja sama. Mereka saling berkoordinasi dan memberikan dukungan agar dapat berkembang dan maju bersama.

"Harapan saya setelah ini lahir wirausahawan-wirausahawan muda tidar yang lain, tidak hanya berhenti di sini. Tentunya saya sangat menginginkan usaha yang sudah berjalan ini bisa berkembang semakin besar dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar," kata seorang perwakilan PWMI Untidar Adhi Surya Perdana.

Rangkaian program KBMI berjalan dari bulan Februari hingga November 2021, namun acara puncak dari KBMI tahun 2021 terlaksana pada , 17-19 November 2021 lalu, yaitu Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XII yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang.

(Content Promotion/Universitas Tidar)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia