Mengenal Teknik Dirgantara, Jurusan Prospek Kerja Tinggi dengan Gaji Miliaran

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 30 Okt 2021 16:00 WIB
Beginilah potret ruang kemudi pesawat atau kokpit yang menjadi ruangan bagi sang pilot untuk mengendalikan laju pesawat terbang. Mulai dari lepas landas hingga kembali mendarat.
Foto: Rengga Sancaya/Mengenal Teknik Dirgantara, Jurusan Prospek Kerja Tinggi dengan Gaji Miliaran
Jakarta - Perusahaan jasa keuangan konsumen Bankrate merilis hasil analisis terkait jurusan yang memiliki peluang kerja tinggi, tingkat pengangguran rendah, dengan rata-rata gaji tahunannya mencapai miliaran. Salah satunya ada jurusan Teknik Dirgantara.

Hasil analisis dari Bankrate menyebut, lulusan Teknik Dirgantara cenderung memperoleh gaji rata-rata per tahun sekitar US$ 100 ribu atau sekitar Rp 1,4 miliar. Tingkat penganggurannya juga terbilang rendah yakni hanya sebesar 1,9 persen.

"Teknik Dirgantara dengan pendapatan tahunan rata-rata: US$ 100,000 tingkat pengangguran: 1,9%," bunyi analisis Bankrate yang dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (30/10/2021).

Lalu, seperti apa jurusan Teknik Dirgantara tersebut?

Profil Jurusan Teknik Dirgantara

Jurusan Teknik Dirgantara biasanya dikenal sebagai jurusan pencetak pilot dan sejenisnya. Namun, ilmu yang dipelajari dalam jurusan ini ternyata lebih luas lho, detikers. Informasi berikut dirangkum dari situs resmi Institut Teknologi Bandung (ITB), Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, dan Institut Transportasi dan Logistik Trisakti.

Program studi ini berfokus pada ilmu Aeronotika dan Astronotika. Keduanya adalah studi yang mempelajari bidang keilmuan yang berkaitan dengan bidang kedirgantaraan, seperti perancangan, pembuatan, dan pengoperasian pesawat terbang serta wahana antariksa lain.

Selain itu, mahasiswa Teknik Dirgantara juga mempelajari ilmu-ilmu dasar keteknikan yang cukup luas dan mampu membentuk lulusan yang memiliki kemampuan yang kritis di berbagai bidang engineering.

Berbekal ilmu yang didapatnya tersebut, lulusan S1 Teknik Dirgantara biasanya dipersiapkan untuk menjadi konseptor dan pembuat sistem dalam bidang rangka pesawat terbang. Pun berkemampuan melakukan analisis perawatan pesawat terbang hingga menerapkan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Memiliki kualifikasi kemampuan dan pengetahuan tentang perangkat keras pesawat terbang yang berhubungan dengan perkembangan teknologi kedirgantaraan dalam dunia penerbangan lebih khusus lagi diarahkan untuk mengembangkan teknologi UAV," tulis Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan melalui situs resminya.

Ada beberapa kompetensi yang didapat bagi lulusan Teknik Dirgantara. Beberapa kompetensi yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Airport Engineer (Ahli Teknik Bandar Udara), keahlian menyusun rencana dan desain bandar udara antara lain runway, taxiway, terminal, airport pavement design, grading drainage, termasuk visual aids dan air traffic control
  • Airport Operation Engineer (Ahli Teknik Operasi Bandar Udara), keahlian menganalisis dan mengevaluasi operasi dan kelaikan sistem bandar udara
  • Airport Researcher (Ahli Peneliti Bandar Udara), keahlian melakukan pengembangan sistem dan menemukan solusi untuk teknologi kebandarudaraan di masa mendatang

Prospek Kerja Lulusan Teknik Dirgantara

Umumnya, ada dua sektor peluang lapangan kerja bagi lulusan program studi S1 Teknik Dirgantara yakni sektor industri kedirgantaraan dan sektor lembaga penerbangan.

Berikut ini peluang kerja lulusan Teknik Dirgantara dalam sektor industri kedirgantaraan:

  • Industri manufaktur (PT. DI)
  • Industri komponen kedirgantaraan, baik komponen-komponen avionika/optronika (LEN, PT. INTI ), hidrolika/landing-gear, maupun komponen standar
  • Industri jasa, meliputi jasa perawatan (ACS-PT.DI, GMF-AeroAsia, INDO-PELITA, MMF, Koharmat-AU), jasa angkutan udara (airlines, air charter, seperti PT. GIA, PT. MNA, dll.), maupun jasa telekomunikasi satelit (Satelindo, PSN, Telkom, Kohanudnas)

Sementara itu, untuk sektor lembaga penerbangan yang juga membutuhkan sarjana Teknik Dirgantara yakni,

  • Lembaga penelitian (Puspiptek/BPPT, Dislitbang AU, LAPAN)
  • Lembaga pendidikan (Perguruan tinggi, AAU, Sekbang-AU, dll.)
  • Lembaga pemerintahan (Departemen Perhubungan)

Selain dua sektor di atas, beberapa lulusan Teknik Dirgantara juga dibutuhkan oleh bidang-bidang engineering lainnya seperti industri otomotif, industri konstruksi umum, oil company, teknologi informasi, dan konsultan teknik.

Sebagai industri global, lulusan ini juga memiliki peluang di kancah industri manufaktur pesawat dunia. Seperti Embraer (Brasil), Boeing (Amerika Serikat), de Havilland (Kanada), hingga Airbus (Eropa). Atau pun industri jasa penerbangan internasional seperti Cathay Pacific dan Air Asia.

Adapun perguruan tinggi di Indonesia yang menawarkan jurusan Teknik Dirgantara di antaranya adalah,

  • Institut Teknologi Bandung
  • Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto
  • Universitas Nurtanio Bandung
  • Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia
  • Politeknik Negeri Bandung
  • Universitas Suryadarma
  • Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti
  • Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Gimana nih, detikers? Tertarik untuk mengambil jurusan Teknik Dirgantara saat kuliah nanti?

Simak juga 'PTDI Ekspor Pesawat CN-235 ke Senegal':

[Gambas:Video 20detik]



(rah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia