Menteri Nadiem Makarim Puji MBKM USU yang Libatkan Mitra Lokal

Sponsored - detikEdu
Selasa, 26 Okt 2021 20:49 WIB
Universitas Sumatera Utara
Foto: dok. Universitas Sumatera Utara
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makarim memuji program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Sumatera Utara (USU) yang melibatkan mitra lokal.

Saat berdialog dengan mahasiswa dan dosen di Auditorium USU, Mas Menteri, sapaan Nadiem Makarim, mengatakan program MBKM pada tahun depan akan lebih ditingkatkan. Saat ini sudah ada 50.000 mahasiswa se-Indonesia yang mengikuti program MBKM dan tahun depan targetnya 150.000 mahasiswa.

"Naik tiga kali lipat. Rektor-rektor harus mengejar dan mempersiapkan ini. Karenanya mitra MBKM yang dibangun jangan hanya dari mitra kementerian saja, tapi juga mitra lokal. Saya senang USU sudah menerapkan itu," ujar Nadiem yang hadir bersama Anggota DPR RI Sofyan Tan dan Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Prof Ir Nizam MSc PhD, IPU, Asean Eng.

Nadiem mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh para rektor untuk mempercepat program MBKM di kampus USU. Dia mengingatkan di tahun depan akan ada peningkatan program.

"Pertama tadi itu, peningkatan program MBKM. Kedua adalah peningkatan program matching fund. Program ini bentuk nyata dukungan dari Kemendikbud untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara lembaga perguruan tinggi dengan pihak Industri," ujarnya.

Nadiem mengatakan program ini sangat luar biasa untuk mendorong riset terapan di perguruan tinggi. Jadi perusahaan swasta atau nirlaba memberikan bantuan pendanaan riset yang kemudian langsung ditambah dengan kementerian dengan besaran anggaran yang sama.

"Jadi langsung pemerintah nambahi. Kalau mereka kasih Rp1 miliar pemerintah kasih lagi Rp1 miliar. Ini luar biasa, jadi kampus harus kejar itu. Dan hebatnya lagi, program ini bisa dikolaborasikan dengan program MBKM jadi menyatu semua programnya," katanya.

Universitas Sumatera UtaraFoto: dok. Universitas Sumatera Utara

Program prioritas ketiga yang perlu disiapkan perguruan tinggi adalah program Competitive Fund yang tahun depan berfokus pada eco green, blue energy dan climate change. Tiga program itu harus bisa dijalankan oleh perguruan tinggi. Nadiem juga menegaskan pihaknya akan memerangi tiga dosa universitas.

"Apa itu? Pertama adalah kekerasan seksual, lalu perundungan dan terakhir intoleransi. Tiga dosa ini akan kita perangi dimulai dari kekerasan seksual," ujarnya.

Rektor USU Dr Muryanto Amin yang memandu diskusi Menteri Nadiem Makarim pada kesempatan itu mengatakan USU telah menjalankan program MBKM di tahun pertama ia menjabat dengan semaksimal mungkin.

Belum genap setahun kepemimpinan Dr Muryanto Amin, USU telah menggandeng lima mitra lokal dalam penerapan program MBKM. "Di antaranya adalah PT POS, PTPN, Bank Sumut dan Pegadaian dan sudah ada puluhan mahasiswa yang saat ini sedang proses magang bersertifikat," ujarnya.

Muryanto menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan dekonstruksi kurikulum, menyederhanakan proses administrasi dan tata kelola kelembagaan agar lebih efisien dan adaptif dalam merespons perkembangan zaman.

Dialog Permasalahan

Universitas Sumatera UtaraFoto: dok. Universitas Sumatera Utara

Pada acara itu, Rektor USU, Muryanto Amin mempersilakan kepada para peserta yang ingin berdiskusi dan bertanya dengan Mas Menteri Nadiem Makarim. Sejumlah mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi pun mengajukan pertanyaan dan mengemukakan permasalahan yang dialami terkait program MBKM.

Merespons curhatan para peserta dialog, Menteri Nadiem Makarim mengaku senang dengan masalah-masalah yang disampaikan. Dengan adanya masalah, maka dipastikan program berjalan dan bergerak.

Nadiem turut menegaskan program MBKM yang dibangunnya memiliki tiga ronde pelaksanaan. Ronde pertama adalah permasalahan. Masalah kurikulum, administrasi, penolakan, kebingungan dan lain sebagainya.

Kemudian akan masuk ronde kedua, yakni tahap menerima, mulai beradaptasi, kerelaan mengikuti program dan muncul kemudahan-kemudahan. Lalu tahap terakhir, yakni ronde ketiga adalah program MBKM yang sepenuhnya berjalan.

Dialog hangat dengan Menteri Nadiem Makarim yang berlangsung singkat itu pun ditutup dengan pemberian cinderamata patung rusa yang menjadi ikon khas Kampus Universitas Sumatera Utara dari Rektor Dr Muryanto Amin kepada Menteri Nadiem Makarim. Informasi selengkapnya kunjungi lamanhttps://www.usu.ac.id/id.

Simak Video "Pasang Iklan Murah dan Mudah? Adsmart by detiknetwork Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
(Content Promotion/Universitas Sumatera Utara)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia