Mengenal Jurusan Arsitektur: Bidang Keilmuan dan Prospek Kerja

Olivia Sabat - detikEdu
Selasa, 19 Okt 2021 15:30 WIB
Frank Owen Gehry merupakan arsitek senior yang namanya telah mendunia. Karya Gehry tak hanya memiliki nilai seni tinggi tetapi juga unik. Penasaran? Yuk, lihat.
Prospek kerja lulusan jurusan Arsitektur (Foto: Dok. Boredpanda)
Jakarta - Arsitektur adalah ilmu dan seni yang berkaitan dengan kegiatan mendesain dan merancang bangunan serta struktur dengan mengikuti kaidah-kaidah tertentu. Hampir seluruh perguruan tinggi ternama di Indonesia punya jurusan Arsitektur.

Nah tujuan dari arsitektur yakni untuk menciptakan sebuah ruang untuk kebutuhan manusia. Ruang tersebut harus memiliki karakteristik tertentu, seperti kegunaan, kekokohan, dan keindahan.

Kalau dilihat dari sejarahnya, istilah arsitektur berasal dari gabungan dua kata bahasa Yunani, yaitu arche dan tektoon. Arche memiliki arti asli, utama, atau yang memimpin, sedangkan tektoon berarti sesuatu yang berdiri kokoh, tidak roboh, dan stabil atau dapat diandalkan.


Keilmuan Jurusan Arsitektur

Apakah jurusan Arsitektur hanya memerlukan ilmu menggambar? Jawabannya, tentu saja tidak. Pada umumnya, jurusan Arsitektur berada dalam naungan Fakultas Teknik dan berkaitan erat dengan berbagai ilmu lainnya.

Mengutip buku Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Wilayah Kota karya Tri Wahyu Handayani, jurusan Arsitektur memerlukan pengetahuan tentang bahan bangunan, pengondisian udara, struktur atau kekuatan bangunan, tata ruang luar dan tata kota, penataan pemukiman, serta pemahanan tentang pembangunan keberlanjutan (sustainability).

Tidak hanya itu, ilmu-ilmu lain yang mendukung dan tidak kalah penting dalam jurusan Arsitektur adalah metode merancang, teori dan sejarah, ekonomi bangunan, serta manajemen pembangunan.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan jurusan Arsitektur berlandaskan pada pengetahuan dasar mengenai Ekologi, Sains, Budaya Dasar, serta Dasar-dasar Komunikasi.

Selain itu, dikutip dari laman Institut Teknologi Bandung (ITB), jurusan Arsitektur juga akan mempelajari tentang fisika bangunan yang merupakan bahan kajian Teknik Fisika. Jurusan ini juga bisa bekerja sama dengan mahasiswa dari Teknik Elektro serta Teknik Mesin terkait mendesain sistem mekanikal-elektrikal.

Meski begitu, mahasiswa jurusan Arsitektur tetap akan lebih banyak menghabiskan waktu di studio karena fokusnya adalah mendesain.

Prospek Kerja Jurusan Arsitektur

Melansir situs web Intitut Teknologi Bandung, jurusan Arsitektur memiliki prospek kerja sebagai berikut:

1. Perencana dan manajer proyek di instansi pemerintah, contohnya dinas pekerjaan umum, badan perencanaan daerah, dan sebagainya.

2. Architect in house, bekerja untuk membangun kantor, rumah dinas, dan prasarana lain yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan besar.

3. Konsultan arsitektur, kamu bisa bekerja dan memberikan jasa profesional sebagai desainer dan konsultan.

4. Pendidikan dan penelitian, lulusan jurusan Arsitektur dapat melanjutkan jenjang sekolah dan menjadi pengajar, atau menjadi peneliti khususnya di bidang urban development.

5. Kontraktor dan Manajemen Proyek.

6. Quantity Surveyor (QS), berperan untuk memberi masukan mengenai bahan bangunan terbaru kepada arsitek ketika merancang dan menghitung biaya yang diperlukan.

7. Marketing Associate dan Project Manager dalam bidang properti.

8. Lulusan jurusan Arsitektur juga bisa terjun ke bidang kreatif, seperti multimedia, dan sebagainya.

Simak Video "Lebih Penting Passion atau Bakat?"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia