Peneliti IPB Sebut Tanaman Ini Berpotensi Atasi Obesitas, Apa Itu?

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 27 Sep 2021 09:30 WIB
IPB University
Foto: IPB University/Peneliti IPB Sebut Tanaman Ini Berpotensi Atasi Obesitas, Apa Itu?
Jakarta - Dosen IPB University, Wisnu Ananta Kusuma mengatakan obat herbal dari tanaman lokal Indonesia berpotensi punya senyawa aktif yang membantu atasi obesitas. Identifikasi senyawa potensial ini dapat dilakukan melalui pendekatan bioinformatika.

Dikutip dari IPB, pendekatan bioinformatika yang dimaksud adalah menggunakan prinsip network pharmacology, machine learning, dan molecular docking. Pendekatan bioinformatika untuk melakukan penapisan bahan alam yang berpotensi mengaktifkan Brown Adipose Tissue (BAT) untuk terapi obesitas.

"BAT atau jaringan adiposa coklat mampu mengoksidasi asam lemak dan glukosa untuk mempertahankan panas tubuh. Dari target protein ini dapat diprediksi senyawa dari herbal yang berpotensi mentarget protein tersebut," kata Wisnu dalam Seminar dan Workshop Nasional Kolaborasi Pusat Studi Biofarmaka Tropika LPPM IPB University dan Fakultas Kedokteran UII.

Penemuan ini bukan hal mustahil seiring tersedianya akses Indonesia Jamu Herbs (IJAH) analystics pada tanaman kemuning. Tanaman ini memiliki 22 senyawa yang bisa mengatasi kegemukan. Kegemukan merupakan akar dari seluruh penyakit yang menyerang manusia mulai dari usia produktif.

Menanggapi Wisnu, dosen departemen Fisika IPB University, Setyanto Tri Wahyudi menyebutkan perlunya validasi data secara in silico dengan molecular docking. Model ini bisa digunakan untuk memprediksi senyawa yang dihasilkan tanaman dalam IJAH analytics. Termasuk untuk tanaman yang bisa mengatasi obesitas.

"Dari target-target protein yang kita temukan tadi kita buat model prediksi senyawa herbal dengan menjadikan interaksi antara senyawa atau obat obesitas yang dikumpulkan dari basis data DrugBank dan SuperTarget sebagai data latih," ujar Setyanto.

Melalui pendekatan bioinformatika, maka dapat ditemukan alternatif tanaman baru yang berpotensi mencegah dan menyembuhkan penyakit. Dan tentu saja, kandidat senyawa tersebut harus melalui pembuktian dengan uji in vivo, in vitro, sampai uji klinis.

Simak Video "Progres 15 Penelitian Obat Herbal Sebagai Tambahan Terapi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia