UNAIR Masuk Peringkat 4 Besar Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR

Lusiana Mustinda - detikEdu
Kamis, 10 Jun 2021 09:00 WIB
Universitas Airlangga (Unair) tidak bertanggung jawab atas klaim dua penelitinya yang menyebutkan suplemen temuan mereka bisa membantu tubuh melawan virus coorona. Seperti yang disampaikan Warek 4 Bidang Bisnis dan Alumni Unair, Prof Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt.
Foto: Esti Widiyana
Jakarta - Universitas Airlangga menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia dan masuk dalam empat besar. Menurut lembaga pemeringkatan dunia Quacquarelli Symonds (QS) pada Rabu (09/06), Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi 465 kampus terbaik di dunia.

Tidak hanya itu, Universitas yang lahir pada 10 November 1954 ini pada level Asia menempati urutan 113 kampus terbaik. Dan di Asia Tenggara UNAIR menempati posisi ke-19 kampus terbaik.

"Mengikuti perankingan dalam skala dunia, merupakan bukti bahwa UNAIR memiliki rasa percaya diri akan kesiapan data dan pengelolaan yang baik. Perankingan ini juga upaya kami untuk bisa bermanfaat dan kesetaraan kualitas dengan perguruan tinggi di dunia," ujar Rektor UNAIR Mohammad Nasih dalam rilis yang diterima detikEdu pada (09/06/2021).

Nasih menjelaskan bahwa pencapaian UNAIR ini tidak lepas dari banyak indikator. Pertama dengan nilai yang sangat memuaskan untuk academic reputation yaitu 310, employer reputation 176 dan faculty/student ratio 356.

"Selain itu ada tiga lainnya yang masih menjadi pekerjaan rumah yang sedang terus digarap yaitu citations per faculty, international faculty ratio dan international student ratio. Terkait sitasi, dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan publikasi yang luar biasa. Hasilnya akan terlihat pada tahun-tahun mendatang," jelas Nasir.

Dibandingkan dengan tahun lalu, academic reputation naik 40 poin, employer reputation naik 96 poin dan faculty/student ratio naik 47 poin.

Academic reputation dilakukan dengan berjejaring dengan para akademisi luar negeri. "Kami juga mencanangkan strategi untuk memberikan nilai tambah optimal, khususnya bagi mahasiswa, serta berdampak signifikan baik lokal maupun internasional dengan memanfaatkan teknologi secara maksimal," jelasnya.

Selain itu, ada pula program riset bersama akademisi luar negeri, program profesor, serta menjadi member organisasi kelas dunia, ASEAN, dan Asia. Juga, memegang jabatan strategis dalam organisasi internasional.

"Tahun 2015, publikasi UNAIR hanya 150-an. Sekarang alhamdulillah publikasi Unair sudah mencapai 8.704. Pada 2020 saja, kami menambah sekitar 3.100 publikasi. Lalu, tahun ini hingga Juni 2021, sudah ada penambahan sekitar 800 publikasi. Dengan begitu, kami targetkan posisi UNAIR bisa naik lagi ke 300 atau 200," ujar Nasir.

(lus/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia