IAIN Purwokerto Resmi Jadi UIN Saizu, Apa Kata Rektor?

Arbi Anugrah - detikEdu
Selasa, 01 Jun 2021 15:05 WIB
UIN Saizu
Foto: Arbi Anugrah
Purwokerto -

IAIN Purwokerto kini resmi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN Saizu). Transformasi menjadi UIN Saizu Purwokerto ini sesuai dengan Perpres No. 41 tahun 2021.

Menurut Rektor UIN Saizu, Moh Roqib, penamaan IAIN Purwokerto menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Saifuddin Zuhri memiliki makna tersendiri. Di antaranya karena Kiai Saifuddin Zuhri adalah seorang putra asli Banyumas.

"Kenapa menggunakan nama Kiai Saifuddin Zuhri? Karena beliau ini adalah putra daerah, dia adalah asli Banyumas, tepatnya di (Kecamatan) Sokaraja," kata Rokib kepada wartawan di Purwokerto, Selasa (1/6/2021).

Selain itu, lanjut dia penggunaan nama Saifuddin Zuhri juga karena dia adalah seorang kiai, seorang akademisi yang reputasi keilmuannya diakui dengan pemberian gelar profesor. Bahkan, Saifuddin Zuhri juga seorang wartawan dan penulis, dimana buku bukunya sangat banyak dan enak dibaca.

"Dia juga politisi dengan status dia sebagai Menteri Agama tahun 1962-1967. Jadi beliau ini sangat kuat kemampuannya, lobinya, dan komunikasinya. Sehingga nama beliau ini pantas untuk dijadikan nama Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Saifuddin Zuhri," ucapnya.

Dia menjelaskan, perubahan nama dari IAIN Purwokerto menjadi UIN Saizu Purwokerto ini juga memiliki semangat untuk berubah. Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 11 ribu orang dengan 5 fakultas ini, dia berharap jika nantinya, warga kampus akan memiliki semangat yang sama dengan nama tokoh yang dijadikan sebagai nama kampusnya tersebut.

"Kita mengharapkan dengan perubahan nama yang asalnya hanya IAIN Purwokerto, dengan adanya nama ini kita berharap agar warga kampus ini punya semangat yang tinggi dengan apresiasi. Minimal sesuai dengan tokoh yang kita gunakan. Penyematan nama kiai Saifuddin Zuhri memiliki pesan unggul dalam berbagai macam sisi kehidupan, sebagaimana tokoh yang kita jadikan sebagai nama," jelasnya.

Selain itu, ke depannya UIN Saizu Purwokerto juga akan fokus pada pengembangan budaya lokal Banyumas, yakni budaya panginyongan.

"Budaya panginyongan memiliki karakteristik unik. UIN Saizu akan mengusung budaya panginyongan, sebagai budaya Jawa di wilayah Jateng bagian barat, supaya lebih dikenal. Penguatan budaya inilah yang akan menjadi salah satu ciri UIN Saizu. Penguatan terhadap budaya lokal," ucapnya.



Simak Video "Ada Oknum Pedagang Ancam Pancal Pengunjung di Malioboro, Ini Kata Pengelola"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia