Langkah Nadiem Dorong Lulusan Vokasi Banyak Diterima di Dunia Kerja

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 27 Mei 2021 17:15 WIB
Nadiem Makarim umumkan sekolah boleh buka di Januari 2021.
Foto: YouTube/Langkah Nadiem Dorong Lulusan Vokasi Banyak Diterima di Dunia Kerja
Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim berupaya untuk terus mendorong kualitas para lulusan vokasi. Salah satu caranya dengan meluncurkan program Kampus Merdeka Vokasi pada 25 Mei lalu.

Dengan adanya program Kampus Merdeka Vokasi, pihaknya berharap agar lulusan vokasi semakin banyak diserap di dunia kerja. Hal ini juga diterangkan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto.

"Kampus Merdeka Vokasi penting untuk menurunkan program yang nyata dengan soft competence dan leadership semakin tinggi. Sehingga industri semakin puas menerima lulusan-lulusan D3," ujarnya dalam webinar Bincang Pendidikan Kemendikbudristek via Zoom pada Kamis (27/5/2021).

Wikan memaparkan bahwa Kampus Merdeka Vokasi merupakan rangkaian besar kampus merdeka dan perluasannya. Seluruh program itu bertujuan untuk membuat hubungan link and match semakin sesuai dengan dunia kerja.

"Contohnya pengembangan D4 teknik elektro bersama PLN. Mulai dari kurikulum, project learning, magang, hingga sertifikasi kompetensi," papar Wikan.

Menurut Wikan, masalah lulusan vokasi saat ini adalah setelah lulus hanya bekerja sebentar dan kemudian melanjutkan S1. Padahal, hal tersebut merugikan dunia kerja.

"Itu merugikan dunia kerja. Padahal sudah training dan memilih lanjut kuliah. Dari fenomena itu kita upgrade menjadi D4. Jadi industri diuntungkan mendapatkan tenaga kerja teknis dengan waktu yang lebih singkat," jelasnya.

Wikan mencontohkan dengan adanya program Kampus Merdeka Vokasi, yakni fast track, training bisa dimulai sejak duduk di bangku SMK. Jadi, tidak perlu menunggu 3 tahun dengan melanjutkan D3 karena kurikulum sudah dimasukkan ke SMK menjadi D2 Fast Track.

"Kalau untuk matching fund lebih ke riset terapan. Jangan sampai hanya publikasi harus dihilirkan. Jadi harus bekerja sama dengan industri. Ujung dari kampus merdeka vokasi adalah kepuasan dunia kerja," tambah Wikan.

Sementara itu, Wikan juga mengingatkan para pelajar untuk memilih sekolah sesuai dengan ketertarikan dan keahlian masing-masing. Dengan begitu, akan banyak lulusan yang berkualitas sehingga mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

"Jangan sampai sekolah dan kuliah ikut-ikutan kata orang. Pilihlah tempat belajar karena passion, visi, dan paham terhadap profesi. Jika program Kampus Merdeka Vokasi berhasil banyak anak yang bekerja, melanjutkan studi, dan wirausaha. Dan akan mengurangi angka pengangguran SMK," jelas Wikan.



Simak Video "Resmi Jadi Mendikbud-Ristek, Nadiem: Bidang yang dekat di Hati Saya"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia