Mahasiswa Bidikmisi Unair Buktikan Mampu Raih Segudang Prestasi

Esti Widiyana - detikEdu
Rabu, 26 Mei 2021 10:00 WIB
Universitas Airlangga (Unair)
Foto: Esti Widiyana
Surabaya - Beasiswa bidikmisi atau yang kini menjadi Kartu Indonesia Pintar (KIP) bukan menjadi alasan bagi mahasiswa tak bisa meraih segudang prestasi. Seperti di Universitas Airlangga (Unair), tak sedikit mahasiwa yang lulus dengan wisudawan berprestasi atau wisudawan terbaik.

Direktur Pendidikan Unair Sukardiman menyampaikan, periode wisuda Maret 2021, terdapat tiga penerima KIP yang didapuk sebagai wisudawan terbaik. Salah satu di antaranya dari Fakultas Kedokteran (FK) memiliki IPK hampir sempurna, yaitu 3,94.

"Sekitar 20 persen dari total mahasiswa UNAIR adalah penerima Beasiswa KIP. Ada hampir 5.000 mahasiswa aktif yang saat ini terhitung sebagai penerima KIP," kata Sukardiman saat dihubungi, Selasa (25/5/2021).

Berdasarkan data dari Direktorat Pendidikan Unair, jumlah penerima KIP terus meningkat setiap tahunnya. Tercatat, sudah ada 1.401 mahasiswa Unair yang menerima KIP tahun 2020 dan jumlah terbanyak sejak 2014 silam.

Selain penambahan kuota, prestasi penerima KIP juga meningkat. Sepanjang 2020, ada 170 prestasi akademik yang diraih oleh 20 mahasiswa KIP, serta 14 prestasi non-akademik dari 7 mahasiswa KIP. Prestasi yang diraih pun tak hanya tingkat nasional, tetapi hingga internasional.

"Bantuan yang kami berikan meliputi pembebasan UKT, bantuan biaya hidup per bulan sebesar Rp700.000, serta ada juga beberapa program pembinaan. Misalnya tips dan trik penulisan skripsi, mentoring terkait IPK, motivasi, hingga bantuan biaya ELPT," jelasnya.

Walaupun mahasiswa KIP berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, tetapi tak sedikit dari mereka yang memiliki semangat untuk belajar lebih tinggi. Ia menegaskan, jika penerima beasiswa KIP harus benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu dengan pendapatan orang tua di bawah Rp 4 juta dan catatan calon penerima KIP memiliki potensi akademik yang baik.

"Ini harus terus dikawal agar tepat sasaran. Kegiatan monitoring dan evaluasi yang rutin dilakukan setiap dua semesteran itu harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Sukardiman berharap, beasiswa KIP dapat dipertahankan dan peserta memiliki kemampuan lebih melalui berbagai program pengembangan yang tersedia. Sehingga upaya tersebut dapat benar-benar meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

"Kami berharap, teman-teman penerima KIP memiliki prestasi selain di bidang akademik, terlebih dengan adanya Program Merdeka Belajar. Sehingga mereka memiliki kemampuan yang cukup kuat untuk menjadi calon pemimpin yang baik, calon wirausahawan yang besar, serta mendapatkan kesempatan untuk berkarya di masyarakat," pungkasnya

Simak Video "Penampakan Bonek Sesaki Tengah Kota Surabaya Rayakan Ultah Persebaya"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia