Universitas Brawijaya Terpilih Jadi Fasilitator Mahasiswa Asing

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 19 Apr 2021 21:00 WIB
Jumlah peminat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Brawijaya (UB) merupakan yang terbanyak di Indonesia. Yakni mencapai 55.871 calon mahasiswa.
Universitas Brawijaya Terpilih Jadi Fasilitator Mahasiswa Asing (Foto: Muhammad Aminudin)
Jakarta - Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur dipilih oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai fasilitator bagi mahasiswa asing.

Koordinator Kerja sama Pembangunan Global Bappenas, Priyanto Rohmatullah mengatakan UB terpilih karena kampus ini melakukan sejumlah inovasi beasiswa. UB menurut Priyanto tidak hanya mengelola beasiswa yang bersumber dari Kemendikbud.

"UB memiliki sejumlah inovasi dalam pemberian beasiswa yang dikelola di luar Kemendikbud dan Ristekdikti. Umumnya kampus lain hanya mengelola beasiswa dari Ristekdikti dan Darmasiswa. Itu alasan UB menjadi leading," ujar Priyanto dalam dialog bersama mahasiswa asing di Pelataran Bromo, Jumat (16/4/2021) seperti yang dikutip detikEdu dari laman resmi UB.

Menurut Priyanto UB bahkan sudah memiliki kompetensi dalam mengelola pemberian beasiswa kepada mahasiswa asing. Beasiswa yang diberikan merupakan hasil dari dana UB atau bekerja sama dengan alumni, seperti Munir Foundation.

Dari kegiatan tersebut, Priyanto berharap agar mahasiswa asing dari negara berkembang tidak hanya belajar tetapi juga meningkatkan kemampuan interaksi langsung antar orang. Salah satunya adalah mempromosikan negara Indonesia ke negara para mahasiswa asing tersebut berasal.

"Jika promosi dari Indonesia hanya dilakukan antar pemerintah, menurut saya itu kurang efektif. Sehingga perlu adanya upaya promosi getok tular (komunikasi berantai) dalam bidang perdagangan dan investasi Indonesia," jelas Priyanto.

Menurut Staf Ahli Pembantu Rektor IV Bidang Kerja sama Luar Negeri, Universitas Brawijaya, Karuniawan Puji Wicaksono, sejumlah mahasiswa asing UB memberikan respon positif terhadap fasilitas dan layanan yang telah diberikan oleh UB.

"Mereka (mahasiswa asing) bilang, semua layanan yang diberikan UB sangat bagus, kami sangat bingung dan meminta kritik tetapi mereka malah menjawab dengan bagus," ujar Karuniawan.

Karuniawan juga berharap atas respon positif yang telah mereka berikan, mahasiswa asing dapat menjadi duta bagi Indonesia dan UB. Khususnya setelah mereka kembali mewakili negara mereka masing-masing.

Kegiatan dialog bersama Bappenas dengan UB juga merupakan rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur yang dilakukan oleh Kepala Bappenas. Salah satu arah kebijakan Kementerian PPN atau Bappenas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dalam rangka memperkuat Kerja sama Pembangunan Internasional (KPI).

Salah satu strateginya adalah menguatkan Kerja sama Selatan-selatan dan Triangular (KSST) untuk mendukung perdagangan dan investasi. Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Universitas Brawijaya untuk memberi beasiswa kepada mahasiswa asing. (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia