STIN Buka Pendaftaran, Cek Kuota dan Syaratnya

Lusiana Mustinda - detikEdu
Kamis, 15 Apr 2021 21:01 WIB
Infografis Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021
Foto: Tim Infografis
Jakarta - STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara) sudah membuka pendaftaran sejak 9 April 2021. STIN akan menerima sekitar 250 orang.

Sekolah Tinggi Intelijen Negara yang berlokasi di Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat ini tidak memungut biaya pendaftaran dari calon taruna. Kecuali biaya tes SKD sebesar Rp 50.000.

Berikut beberapa hal tentang pendaftaran STIN yang dikutip dalam ptb.stin.ac.id:

Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021

1. Pelamar mengakses portal SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id.
2. Membuat akun SSCN Sekolah Kedinasan dengan NIK yang terlah tervalidasi melalui data Dukcapil kemudian mencetak Kartu Informasi Akun.
3. Log in ke SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan password yang telah di daftarkan.
4. Upload swafoto, memilih Sekolah Kedinasan, melengkapi Nilai, upload berkas dan melengkapi biodata.
5. Pelamar mengecek resume dan mencetak kartu pendaftaran.
6. Verifikator instansi melakukan verifikasi data atau berkas pelamar yang telah masuk.
7. Pelamar Log In ke SSCN untuk mengecek status kelulusan verifikasi administrasi.
8. Apabila lulus verifikasi akan mendapatkan kode billing pembayaran. Cek informasi pembayaran di sekolah kedinasan terkait.
9. Mencetak Kartu Ujian di SSCN setelah pembayaran diterima dan dikonfirmasi oleh sistem.
10. Mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan instansi.
11. Informasi status kelulusan pelamar akan diumumkan oleh panitia seleksi sekolah kedinasan instansi di SSCN.

Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN

Persyaratan umum

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

2. Tidak pernah terlibat tindak pidana.
3. Berkelakuan bai yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
4. Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan:
- Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2019 dan 2020, nilai rata-rata ijazah minimal 80.
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2021, nilai rata-rata rapor semester 1 s/d semester 5 minimal 75.

5. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
6. Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki).
7. Tidak bertato dan atau memiliki bekas tato.
8. Tidak bertindik dan atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).
9. Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang.
10. Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik +(plus) atau - (minus).
11. Tidak buta warna.
12. Tinggi badan minimal (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku). Putra (165cm) dan Putri (160 cm).
13. Usia pada tanggal 31 Desember 2021 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).
14. Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua atau wali.
15. Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya SKD.

2. Persyaratan Khusus

1. Surat izin orang tua atau wali.
2. Fotocopy ijazah untuk lulusan 2019 dan 2020.
3. Surat keterangan lulus dari sekolah bagi lulusan tahun 2021.
4. Pas foto dengan ketentuan:
- Pasfoto 4x6 (1 buah), putra latar merah dan putri latar biru.
- Foto berwarna seluruh badan ukuran postcard (pakaian putih dengan bawahan hitam bahan) tampak depan, tampak samping kanan kiri dan tampak belakang.
5. Fotocopy Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Kelahiran atau Kartu Keluarga (KK) dan Kartu BPJS.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang STIN.



Simak Video "Jamu Kiringan Warisan Leluhur yang Tingkatkan Ekonomi Bantul"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia