Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah

ADVERTISEMENT

Foto Edu

Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah

Rifkianto Nugroho - detikEdu
Selasa, 08 Sep 2026 15:30 WIB

Bekasi - Siswa SD dan SMP di Bekasi mulai menjalani PJJ selama dua hari akibat sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. Guru tetap mengajar dari sekolah secara daring.

Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026). Pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai diterapkan di Kota Bekasi. Kebijakan tersebut berlaku bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, sebagai langkah antisipasi dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Penerapan PJJ ini berlangsung selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu (8-9 September 2026). Selama periode tersebut, aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah ditiadakan dan dialihkan ke pembelajaran dari rumah.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Kebijakan Pemkot Bekasi diambil setelah sebelumnya sekolah masih diperbolehkan menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi masing-masing. Namun, hasil evaluasi menunjukkan abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah lingkungan sekolah. Di sisi lain, penerapan penggunaan masker oleh siswa juga dinilai belum sepenuhnya disiplin.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Kondisi tersebut membuat perlindungan terhadap siswa dan warga sekolah perlu diperkuat. PJJ kemudian dipilih sebagai langkah pencegahan agar kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa membuat siswa harus beraktivitas di lingkungan sekolah yang berpotensi terpapar abu vulkanik.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Pada hari pertama pelaksanaan PJJ, siswa mengikuti kegiatan belajar dari rumah melalui metode pembelajaran yang disiapkan masing-masing sekolah. Guru tetap memberikan materi dan tugas sehingga kegiatan pendidikan tidak berhenti meski pembelajaran tatap muka dihentikan sementara.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Pemkot Bekasi juga meminta orang tua turut mengawasi kegiatan belajar anak selama PJJ. Aktivitas anak di luar rumah juga diimbau untuk dibatasi selama kondisi akibat sebaran abu vulkanik masih menjadi perhatian.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Penerapan PJJ di Kota Bekasi akan dievaluasi berdasarkan perkembangan sebaran abu vulkanik, kondisi lingkungan sekolah, kualitas udara, serta informasi dari instansi terkait. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi pertimbangan untuk menentukan apakah pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan setelah periode PJJ berakhir.
Guru melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMPN 14 Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Dengan kebijakan ini, Bekasi menyusul sejumlah wilayah di Jabodetabek yang lebih dahulu mengalihkan pembelajaran dari sekolah ke rumah sebagai respons terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Jakarta sebelumnya telah menerapkan PJJ di seluruh satuan pendidikan mulai Senin (7/9/2026).
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siswa Bekasi Mulai Belajar dari Rumah

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads