Jakarta - BKB Green PAUD di Koja menerapkan biaya sekolah dengan setoran sampah. Konsep ini menggabungkan pendidikan anak dan kepedulian lingkungan.
Foto Edu
PAUD di Koja Terapkan Bayar Sekolah Pakai Sampah
Sejumlah anak tampak antusias mengikuti kegiatan belajar di BKB Green PAUD, kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/4/2026). Suasana belajar sederhana namun penuh semangat terlihat dari wajah ceria para siswa.
PAUD ini memiliki konsep pembayaran yang unik. Orang tua dapat membayar biaya sekolah anak menggunakan sampah, baik organik maupun anorganik.
Setiap siswa memiliki buku tabungan bank sampah untuk mencatat setoran yang dibawa. Biaya sekolah setiap bulan dipotong setara 2 kilogram sampah.
Sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah organik diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik didaur ulang atau dijual kembali.
Melalui sistem ini, anak-anak tidak hanya belajar akademik dasar, tetapi juga dikenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan. Mereka diajarkan untuk memahami nilai ekonomis dari sampah.
Program tersebut juga melibatkan peran aktif orang tua. Banyak warga mengumpulkan sampah rumah tangga untuk kemudian disetorkan ke sekolah.
Di sisi lain, operasional sekolah turut ditopang semangat gotong royong masyarakat sekitar. Gaji guru berasal dari swadaya warga melalui dukungan RT dan RW setempat.
Para guru menjalankan tugas dengan penuh dedikasi di tengah keterbatasan fasilitas. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga menanamkan nilai karakter dan kepedulian sosial.
Keberadaan BKB Green PAUD menjadi contoh inovasi sederhana yang berdampak besar bagi masyarakat. Konsep ini menggabungkan pendidikan dan kepedulian lingkungan dalam satu sistem yang aplikatif.











































