Jambi - Pusat Informasi Konservasi Gajah di Jambi menjalankan perawatan dan edukasi konservasi gajah Sumatra. Fasilitas ini berperan mencegah konflik gajah dan manusia.
Foto Edu
Melihat Perawatan Gajah Sumatra di Pusat Konservasi Jambi
Mahout memberi makan gajah Sumatra jinak di Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) BKSDA Jambi, Bentang Alam Bukit Tigapuluh, Muara Sekalo, Tebo, Jambi, Jumat (23/1/2026). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
PIKG yang resmi beroperasi sejak 2022 ini menampung lima ekor gajah Sumatra jinak. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Fasilitas tersebut berfungsi sebagai pusat pencegahan konflik antara gajah liar dan manusia di kawasan Bentang Alam Bukit Tigapuluh. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Selain itu, PIKG juga dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dan sarana edukasi konservasi satwa. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Dalam kegiatan perawatan rutin, dokter hewan bersama mahout memotong ujung gading gajah secara berkala. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Tindakan tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan gajah dan mencegah cedera. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Upaya perawatan dan konservasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian gajah Sumatra yang berstatus terancam punah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
