Melihat Pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001

ADVERTISEMENT

Foto Edu

Melihat Pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja - detikEdu
Jumat, 10 Jan 2025 10:33 WIB

Jakarta - Pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001 digelar di Galeri Nasional, Jakarta. Pameran tersebut untuk mengenang perjalanan perupa Hardi (1951-2023).

Pengunjung mengamati lukisan pada pameran Jejak Perlawanan “Sang Presiden 2001” karya Hardi di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (9/1/2025). Pameran tersebut digelar untuk mengenang perjalanan almarhum Hardi (1951-2023), perupa visioner yang menjadikan seni sebagai alat perlawanan, ruang dialog, dan refleksi atas realitas sosial-politik Indonesia dan media komunikasi yang menghubungkan tradisi dengan inovasi, lokalitas dengan universalitas, serta menggambarkan dinamika perjalanan bangsa ini. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kanan) didiampingi keluarga pelukis Hardi, Jibril (kedua kanan) menyaksikan pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001 di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (9/1/2025).
 
Pengunjung mengamati lukisan pada pameran Jejak Perlawanan “Sang Presiden 2001” karya Hardi di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (9/1/2025). Pameran tersebut digelar untuk mengenang perjalanan almarhum Hardi (1951-2023), perupa visioner yang menjadikan seni sebagai alat perlawanan, ruang dialog, dan refleksi atas realitas sosial-politik Indonesia dan media komunikasi yang menghubungkan tradisi dengan inovasi, lokalitas dengan universalitas, serta menggambarkan dinamika perjalanan bangsa ini. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.
Pameran tersebut digelar untuk mengenang perjalanan almarhum Hardi (1951-2023), perupa visioner yang menjadikan seni sebagai alat perlawanan, ruang dialog, dan refleksi atas realitas sosial-politik Indonesia.
 
Pengunjung mengamati lukisan pada pameran Jejak Perlawanan “Sang Presiden 2001” karya Hardi di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (9/1/2025). Pameran tersebut digelar untuk mengenang perjalanan almarhum Hardi (1951-2023), perupa visioner yang menjadikan seni sebagai alat perlawanan, ruang dialog, dan refleksi atas realitas sosial-politik Indonesia dan media komunikasi yang menghubungkan tradisi dengan inovasi, lokalitas dengan universalitas, serta menggambarkan dinamika perjalanan bangsa ini. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.
Hardi juga menjadikan seni sebagai media komunikasi yang menghubungkan tradisi dengan inovasi, lokalitas dengan universalitas, serta menggambarkan dinamika perjalanan bangsa ini.
 
Melihat Pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001
Melihat Pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001
Melihat Pameran Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads