Institut Matematika Universitas Oxford dikenal masih mengandalkan papan tulis putih (whiteboard) dalam kegiatan perkuliahan. Fasilitas papan yang digunakan juga terbilang unik. Ukurannya besar, terdiri atas beberapa panel, dan dapat digeser ke atas maupun ke bawah untuk memudahkan dosen menyampaikan materi.
Di tengah perkembangan teknologi pendidikan yang menawarkan beragam perangkat digital, seperti PowerPoint, metode mengajar menggunakan papan tulis mungkin terkesan konvensional. Namun, Prof Derek Moulton, dosen di Universitas Oxford, memiliki alasan tersendiri masih melakukan kebiasaan 'jadul' ini.
"Ini agak kuno. Tentunya di zaman sekarang ini, kita memiliki akses untuk memiliki semuanya secara elektronik. Bagi saya, alasan utamanya adalah karena matematika merupakan sesuatu yang perlu dipelajari secara aktif. Menurut saya, matematika bukan sesuatu yang bisa dipelajari secara pasif. Saya rasa matematika membutuhkan keterlibatan aktif," jelasnya, dikutip dari unggahan Universitas Oxford pada Senin (12/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, saat saya mengajar, saya suka secara aktif. Dan aktif berarti saya menuliskan persamaannya. Saya secara fisik menulis persamaannya dan mudah-mudahan mahasiswa tidak perlu menulis setiap hal yang saya tulis. Tetapi jika ada seorang mahasiswa yang sambil mencoba belajar, juga menulis persamaannya, maka mereka secara aktif terlibat dalam proses tersebut," lanjutnya.
Menurutnya, tantangan bagi mahasiswa adalah, mungkin merasa harus ikut menulis dengan cepat. Ia menyebut, pergelangan tangan tentu bisa jadi sakit jika mencoba menulis semua materi yang ia berikan.
Bagaimana Respons Mahasiswa?
Dua mahasiswa Matematika Oxford, Luke dan Somto mengaku mereka menyukai metode pengajaran menggunakan papan tulis ini. Menurut mereka, materi yang ditunjukkan bisa dilihat secara sekaligus dan dapat ditelusuri dengan lebih mudah. Mereka menilai, materi menjadi tetap terorganisir.
Papan tulis besar yang terdiri dari multipanel ini juga dapat ditemukan di ruang kuliah Fisika Universitas Oxford. Papan tersebut memungkinkan dosen untuk membuat seluruh materi tetap terlihat, khususnya ketika mengerjakan rumus yang panjang.
