Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Indroyono Soesilo, melaporkan kelahiran dua anak harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kebun Binatang Fort Worth, Texas, Amerika Serikat. Dua bayi satwa itu diberi nama Barani dan Malu.
Barani, yang berasal dari kata 'Berani', dan 'Malu' yang cenderung lebih tenang dan berhati-hati. Kedua anak harimau itu lahir pada 1 Juli 2026 dan diumumkan kepada publik pada 2 Oktober 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelahiran Harimau Sumatera Pertama
Saat diumumkan, mereka telah berusia sekitar 13 minggu dengan berat masing-masing sekitar 8-9 kilogram. Keduanya merupakan anak dari harimau bernamaNdari dan Rakan.
KehadiranBarani dan Malu menjadi kelahiran harimauSumatera pertama di kebun binatang tersebut. DubesIndroyono menuturkan, kelahiran kedua satwa yang terancam punah tersebut memiliki makna luas karena Fort Worth merupakan kota pertama di AS yang menjalin hubungan Sister City dengan kota di Indonesia.
Fort Worth menjalin kerja sama Sister City dengan Bandung, Jawa Barat, sejak 2 April 1990. Kedua kota memperingati 35 tahun persahabatan pada 2025 dan kembali menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi.
"Barani dan Malu lahir di Amerika Serikat, tetapi membawa nama, asal-usul, dan pesan dari Indonesia. Keduanya menunjukkan bahwa kedekatan Bandung dan Fort Worth, serta Indonesia dan Amerika Serikat, dapat tumbuh melalui pendidikan, budaya, persahabatan warga, dan kepedulian bersama terhadap konservasi kehidupan," ujar Indroyono.
