Dokumen digital kini semakin umum digunakan untuk berbagai keperluan. Surat perjanjian, kontrak kerja, dokumen perusahaan, hingga administrasi lainnya termasuk di dalamnya. Sesuai UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, dokumen elektronik dengan nilai transaksi di atas Rp 5 juta tetap harus bermaterai.
Untuk kebutuhan tersebut, masyarakat kini dapat menggunakan e-Meterai yang dibubuhkan langsung pada dokumen elektronik. Kendati demikian, e-Meterai harus diperoleh melalui penyedia resmi untuk menjamin keaslian meterai dan verifikasi dokumen.
Perwakilan ezMeterai, perusahaan layanan pemrosesan secara terprogram melalui antarmuka pemrograman aplikasi ini menjelaskan bahwa e-Meterai pada dasarnya menjadi bagian dari perkembangan administrasi dokumen yang semakin beralih ke format digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dokumen sekarang sebagian besar sudah dibuat dan diproses secara digital. Otomatis, meterai juga ikut menyesuaikan. e-Meterai sendiri memudahkan masyarakat memenuhi ketentuan bea meterai pada dokumen elektronik. Jadi, dokumen digital tidak perlu dicetak dulu," ujar perwakilan ezMeterai.
Kapan e-Meterai Digunakan?
Tidak semua dokumen digital otomatis membutuhkan e-Meterai. Penggunaannya mengikuti ketentuan mengenai objek yang dikenakan bea meterai. Karena itu, sebelum membubuhkan e-Meterai, pengguna perlu memastikan terlebih dahulu bahwa dokumen yang dibuat memang termasuk dokumen yang memerlukan pelunasan bea meterai.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi dokumen. Dokumen sebaiknya sudah final sebelum e-Meterai dibubuhkan. Perubahan isi dokumen setelah pembubuhan dapat mempengaruhi integritas dokumen ketika dilakukan proses verifikasi.
Selain itu, pengguna juga perlu memastikan e-meterai berasal dari penyedia resmi. Hal ini penting karena keaslian e-Meterai didukung unsur keamanan dan informasi digital yang dapat diverifikasi. Gambar meterai biasa pada berkas PDF tidak memiliki jaminan serupa.
"Pengguna perlu memperhatikan sumber e-meterai yang dibeli. Perhatikan betul dari mana e-meterai dibeli. Membeli lewat layanan resmi membuat e-meterai lebih terjamin karena berasal dari penerbit yang dapat diverifikasi," kata perwakilan ezMeterai.
Cara Beli e-Meterai Resmi
Foto: ezMeterai |
Salah satu pilihan yang tersedia adalah ezMeterai, penyedia layanan e-meterai dan tanda tangan digital yang terhubung dengan Peruri Digital Security. Layanan ini dapat digunakan untuk kebutuhan perseorangan maupun bisnis.
Untuk membeli e-meterai, pengguna terlebih dahulu membuat akun dan masuk ke halaman dasbor. Setelah itu, pengguna dapat memilih menu pembelian kuota dan menentukan jumlah e-meterai yang diperlukan. Setelah jumlah ditentukan, pembayaran dilakukan melalui metode pembayaran yang tersedia.
Kuota yang sudah dibeli kemudian tersimpan secara digital dan dapat digunakan ketika pengguna perlu membubuhkan e-meterai pada dokumen. Dengan sistem tersebut, pengguna tidak perlu membeli ulang setiap kali akan membubuhkan meterai. Pembelian hanya diperlukan jika kuota yang tersedia sudah habis.
Cara Menggunakan e-Meterai pada Dokumen Digital
Setelah memiliki kuota, pengguna dapat melanjutkan ke tahap pembubuhan. Dokumen yang akan dibubuhi perlu disiapkan dalam format PDF dan sudah berada dalam versi final.
Pengguna kemudian masuk ke dasbor, memilih menu pembubuhan, lalu mengunggah dokumen yang akan diproses. Setelah dokumen masuk, pengguna menentukan posisi e-meterai pada bagian yang sesuai sebelum melanjutkan proses pembubuhan.
Setelah proses selesai, dokumen yang telah dibubuhi e-meterai dapat diunduh kembali. Pengguna juga dapat melakukan verifikasi untuk memastikan status e-Meterai dan integritas dokumen.
"Yang tak kalah penting, dokumen sebaiknya tidak diedit lagi setelah e-meterai dibubuhkan. Jadi, pastikan informasi dan tanda tangannya sudah final sebelum meterai dibubuhkan," tutur perwakilan ezMeterai.
Adapun perusahaan atau organisasi yang memproses dokumen dalam jumlah besar dapat memanfaatkan integrasi sistem untuk menangani kebutuhan tersebut. ezMeterai menyediakan layanan pemrosesan secara terprogram melalui antarmuka pemrograman aplikasi. Dengan demikian, perusahaan bisa langsung membubuhkan e-Meterai lewat integrasi API e-Meterai yang tersambung ke sistem.
(anl/ega)

