Sudah punya topik skripsi, tapi langkah berikutnya malah terasa semakin membingungkan? Mau menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, atau mixed-method? Belum lagi harus memastikan metode yang dipilih sesuai dengan masalah penelitian, tujuan, data, hingga teknik analisis. Kalau hubungan antarbagian ini belum jelas, menyusun penelitian bisa terasa seperti jalan tanpa tahu arah.
Jangan Asal Pilih Metode Penelitian
Metode penelitian bukan sekadar bagian dari skripsi yang harus segera diselesaikan. Pemilihan metode akan memengaruhi bagaimana data dikumpulkan, dianalisis, hingga bagaimana kesimpulan penelitian dibuat. Karena itu, penting untuk memahami karakteristik masing-masing pendekatan dan kapan metode tersebut digunakan. Dengan begitu, kamu bisa menentukan metode berdasarkan kebutuhan penelitian, bukan hanya karena melihat penelitian sebelumnya menggunakan metode yang sama.
Hal tersebut akan dibahas dalam EXCLUSIVE Workshop: Metodologi Penelitian di Era AI bersama Prof Sugiyono. Peserta akan mempelajari fondasi metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed-method, sekaligus cara menentukan metode berdasarkan masalah, tujuan, desain penelitian, kebutuhan data, dan teknik analisis.
Pakai AI untuk Riset, Tapi Tetap Harus Dicek
Di tengah proses penelitian, AI memang bisa membantu mencari ide dan mendukung berbagai tahapan riset. Namun, hasil dari AI tidak selalu langsung sesuai dengan kebutuhan penelitian. Output yang terlalu umum, kurang relevan, atau belum terverifikasi justru bisa membuat proses riset semakin panjang.
Karena itu, peserta juga akan mempelajari AI Research Workflow untuk Penelitian Akademik, termasuk memilih AI tools sesuai kebutuhan, menyusun prompt dengan konteks penelitian, memvalidasi output, memahami batas penggunaan AI, dan menjaga academic integrity.
Dua Sesi untuk Membantu Merapikan Proses Riset
Workshop berlangsung secara online melalui Zoom dalam dua sesi. Sesi pertama pada Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 19.00-21.30 WIB membahas metodologi penelitian untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Sementara sesi kedua pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 19.00-21.30 WIB membahas AI Research Workflow untuk penelitian akademik.
Peserta mendapatkan 2x live class dan Q&A, e-sertifikat nasional 24 JP, e-modul, rekaman pelatihan lifetime access, Research Toolkit/Workflow Canvas, ebook metodologi penelitian, serta bonus 200+ Prompt AI untuk Riset Akademik. Peserta juga mendapatkan akses ke Research Community dan WAG diskusi.
Kalau skripsimu masih terhenti karena bingung menentukan metode atau menyusun alur penelitian, mungkin yang perlu diperbaiki bukan topiknya, tetapi fondasi metodologinya. Yuk, daftarkan dirimu melalui detikevent!
Simak Video "Video: Prabowo Siapkan Program Sekolah Gratis, APBN Mumpuni?"
(nwk/nwk)