Artikel Ilmiah Ditolak Berkali-kali? Bisa Jadi Kamu Salah Pilih Jurnal

ADVERTISEMENT

Artikel Ilmiah Ditolak Berkali-kali? Bisa Jadi Kamu Salah Pilih Jurnal

Ghefira - detikEdu
Rabu, 09 Sep 2026 05:30 WIB
Jurnal SINTA detikcourse
Foto: (Dok detikevent)
Jakarta -

Artikel ilmiah yang ditolak berulang kali sering membuat penulis merasa ada yang salah dengan kualitas penelitiannya. Padahal, penolakan tidak selalu berarti naskahnya kurang bagus. Salah satu hal yang sering luput diperhatikan justru pemilihan jurnal yang kurang sesuai sejak awal.

Penulis bisa saja terburu-buru mengirim artikel tanpa mengecek apakah topik dan pembahasannya sesuai dengan bidang jurnal yang dituju. Ada juga yang langsung memilih jurnal dengan standar yang belum sesuai dengan kesiapan artikelnya. Akibatnya, artikel harus berkali-kali diperbaiki atau dikirim kembali ke jurnal lain.

Padahal, menentukan target publikasi sebaiknya tidak dilakukan secara asal. Kesesuaian topik, kualitas artikel, reputasi dan indeksasi jurnal, hingga kebutuhan publikasi perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jurnal tujuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal inilah yang dibahas dalam Premium Webinar "Susun Shortlist Jurnal & Tentukan Target Publikasi yang Tepat" dari Educativa.

Webinar yang berlangsung secara online pada Rabu, 16 September 2026 ini membahas cara membuat daftar jurnal yang sesuai dan menentukan jurnal mana yang paling tepat untuk dituju. Peserta juga akan mengikuti live practice, sehingga tidak hanya memahami materi, tetapi langsung mencoba menganalisis artikel dan mencari jurnal yang sesuai.

ADVERTISEMENT

Selain membahas jalur publikasi SINTA dan Scopus, peserta juga mendapatkan materi mengenai cara mengoptimalkan profil Google Scholar untuk membantu meningkatkan visibilitas karya ilmiah. Webinar ini cocok untuk dosen, mahasiswa pascasarjana, peneliti, maupun penulis artikel ilmiah yang ingin mengurangi coba-coba dalam memilih jurnal dan membuat proses publikasinya lebih terarah.

Kalau artikel sudah siap, jangan biarkan proses publikasinya terhambat hanya karena salah menentukan jurnal tujuan. Yuk, pelajari cara memilih jurnal yang lebih tepat dengan daftarkan dirimu di detikevent!



(nwk/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads