Bangga! Siswa MAN IC Serpong Raih 3 Medali di Olimpiade Sains Dunia 2026

ADVERTISEMENT

Bangga! Siswa MAN IC Serpong Raih 3 Medali di Olimpiade Sains Dunia 2026

Cicin Yulianti - detikEdu
Jumat, 28 Agu 2026 19:30 WIB
Ihsan, siswa MAN IC Serpong peraih medali di IESO 2026
Ihsan, siswa MAN IC Serpong peraih medali di IESO 2026. Foto: Kemenag
Jakarta -

Kabar membanggakan kembali datang dari siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong. Seorang siswanya yang bernama Muhammad Ihsan berhasil memboyong medali dari kompetesi berskala dunia.

Ihsan membawa pulang tiga medali dari ajang International Earth Science Olympiad (IESO) 2026. Ajang ini diselenggarakan di Turin, Italia pada 20-27 Agustus 2026.

Ihsan memenangkan Silver Medal dalam kategori International Team Field Investigation (ITFI). Dua medali lainnya yakni Bronze Medal pada kategori Earth System Project (ESP) dan Indivisual Test.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Hilal Najmi menuturkan Ihsan merupakan anggota dari tim perwakilan Indonesia. Ia dan tim bersaing dengan 34 tim dari negara lainnya.

ADVERTISEMENT

"IESO 2026 berlangsung selama delapan hari di Science Campus, University of Turin, dan diikuti sekitar 35 tim nasional. Setiap negara mengirimkan empat siswa dan dua mentor pembina. Dalam kompetisi tersebut, Ihsan meraih medali pada tiga kategori yang menguji kemampuan berbeda, yaitu investigasi lapangan secara tim, proyek sistem kebumian, dan tes individual," ujar Hilal dikutip dari laman Kemenag, Jumat (28/8/2026).

Perjalanan Ihsan Menuju IESO 2026

Hilal menceritakan perjuangan Ihsan menuju kompetisi bergengsi tersebut. Ihsan memulainya dari tingkat olimpiade paling rendah, hingga pada 2025 ia memenangkan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang kebumian.
Sembunyikan kutipan teks

"Ihsan sebelumnya merupakan peraih Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kebumian 2025 yang kemudian mengikuti rangkaian pembinaan IESO secara bertahap," lanjutnya.

Dari sana Ihsan diambil sebagai perwakilan nasional untuk tingkat internasional. Ihsan melewati berbagai pelatihan dan pembinaan.

"Pada Pembinaan Tahap II di Yogyakarta, Ihsan mendapat pembelajaran kebumian melalui kelas, praktikum laboratorium, dan praktik lapangan, dengan materi antara lain geologi, meteorologi, oseanografi, astronomi, geofisika, dan geomorfologi. Dari proses seleksi dan pembinaan itulah Ihsan kemudian terpilih menjadi bagian dari delegasi Indonesia ke Turin," kata Hilal.

Pada Pembinaan Tahap II, ada sekitar 16 siswa peraih OSN Kebumian 2025 yang mengikuti pembelajaran dan evaluasi. Mereka diseleksi kembali untuk menentukan siapa yang berhasil melaju di IESO 2026.

Tentang IESO 2026

IESO sendiri merupakan kompetisi di bidang ilmu kebumian. Peserta ditugaskan menyelesaikan soal hingga study case terkait geosfer, hidrosfer, atmosfer, dan sains keplanetan.

Tahun ini tuan rumah IESO 2026 adalah Italia. Selama delapan hari, siswa dari lebih dari 40 negara akan berkompetisi dalam berbagai tantangan ilmiah di sepanjang Pegunungan Alpen, taman bumi (geopark) Piedmont, dan laboratorium universitas.

Capaian Ihsan turut membahagiakan warga MAN IC Serpong. Hilal menyebut pihaknya akan mendorong siswa MAN IC Serpong mengembangkan kompetensi layaknya Ihsan.

"Bagi MAN Insan Cendekia Serpong, capaian ini menunjukkan bahwa pembinaan talenta sains di madrasah dapat mengantarkan siswa untuk berkompetisi pada level internasional. Tiga medali yang diraih Ihsan juga menjadi bagian dari rekam jejak MAN IC Serpong dalam mendorong siswa mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kemampuan bekerja dalam tim dan menyelesaikan persoalan berbasis ilmu kebumian," pungkas Hilal.



(cyu/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads