Rasa bangga diungkapkan oleh SMKN 5 Pontianak, sekolah asal dari siswi pembawa baki dalam peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka (17/8/2026). Sekolah tersebut bahkan secara khusus menyelenggarakan nobar untuk menyaksikan murid-rekan mereka, Celine Olivia Apriani Theo.
"Alhamdulillah, kami mewakili warga SMKN 5 Pontianak sangat bangga dan terharu sejak pagi melihat secara live. Saat Celine melakukan tugasnya dengan baik, kami merasa bangga, haru dan luar biasa," ungkap Kepala SMKN 5 Pontianak, Millu Hatriwati pada Selasa (18/8/2026), dikutip dari detikkalimantan.
Millu mengungkap, sekolah dan para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dari persiapan sampai pelaksanaan upacara di Istana Negara melalui siaran langsung. Setelah menyelenggarakan upacara, sekolah langsung nobar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekolah Semula Tak Tahu Siswinya Jadi Pembawa Baki
Sekolah awalnya tidak tahu Celine diberi mandat sebagai pembawa baki, sebab tugas tersebut memang diumumkan pada pagi hari sebelum upacara dimulai. Semua anggota Paskibraka dilatih dengan porsi yang sama, sehingga harus siap saat ditunjuk.
"Baru paginya Celine mendapatkan kabar dari panitia. Selama ini mereka latihan saja, semua dilatih. Kami juga tidak tahu Celine itu pembawa baki atau bukan," kata Millu.
Siswi yang Disiplin
Kepala SMKN 5 Pontianak itu mengatakan Celine adalah siswi yang disiplin, rendah hati, dan punya semangat belajar dan latihan yang tinggi.
"Kalau Celine itu anaknya sangat baik, rendah hati, disiplin. Belajarnya giat, latihan juga giat. Dalam pembelajaran Celine juga termasuk yang baik," ucapnya.
Millu mengatakan, siswi kelas 11 jurusan akuntansi itu merupakan putri dari seorang petugas cleaning service. Ia menilai, keberhasilan Celine adalah bukti kesempatan berprestasi terbuka untuk siapa pun.
"Alhamdulillah, berarti orang tua Celine pasti bangga ya. Jadi untuk anak yang berhasil sukses itu kan tidak memandang anak siapa," kata Millu.
Prestasi siswinya itu diharapkan jadi motivasi untuk siswa yang lain, khususnya yang ikut ekstrakurikuler Paskibraka. Menurutnya, kesuksesan Celline juga bisa menjadi contoh khususnya untuk siswa kelas 10 yang mulai ikut ekstrakurikuler tersebut.
Ia meminta agar siswa tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga membangun mental dan kedisiplinan.
Sekolah berencana menyambut kepulangan Celine ke Pontianak. Rencana penyambutan akan dikoordinasikan bersama Pemprov Kalbar.
"Kalau tidak ada halangan, rencananya tanggal 23 (Agustus). Kami akan koordinasi dengan provinsi terkait jam kepulangan dan penyambutannya. Sekolah ingin menyambut, provinsi juga ingin menyambut," ujar Millu.
Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Kalbar juga mengungkapkan rasa bangganya. Melalui Instagram resmi, BPSDM Kalbar mengucapkan selamat dan memuji kesiapan, ketenangan, dan dedikasi Celine.
"Kepercayaan ini semakin istimewa karena penugasan pembawa baki baru diumumkan pada pagi hari sebelum upacara. Celine pun menunjukkan kesiapan, ketenangan, dan dedikasi hingga mampu menjalankan amanah di momen bersejarah tersebut. Selamat, Celine! 🌟. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Barat dan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," ungkap Kepala BPSDM Kalbar, Windy Prihastari, SSTP, MSi secara tertulis.
