Punya sosok pahlawan pendidikan di daerah yang berkontribusi secara nyata bagi pendidikan masyarakat? Jangan lewatkan kesempatan mengusulkannya dalam DPD RI Awards 2026 melalui awards.dpd.go.id/nominasi.
Pendidikan tak hanya soal mendapatkan ijazah, tetapi juga sarana membentuk karakter dan memperbaiki taraf hidup. Lewat bekal keterampilan hidup, pendidikan hadir sebagai pondasi utama untuk mendorong kemajuan bangsa.
Sayangnya, pendidikan di daerah terpencil masih diwarnai tantangan berat, seperti akses geografis yang sulit dan minimnya tenaga pengajar. Namun, di tengah serba keterbatasan itu, selalu ada sosok inspiratif yang tak lelah memperjuangkan hak belajar masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui DPD RI Awards 2026, pemerintah membuka ruang untuk mengapresiasi sosok pahlawan pendidikan di daerah tersebut. Bagi masyarakat yang mengetahui sosok tersebut dapat mengusulkan kandidat pada kategori Inovator Pendidikan. Pendaftaran masih dibuka hingga 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Tahun ini, DPD RI Awards 2026 membuka empat kategori penghargaan. Apa saja?
1. Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah
Kategori yang pertama adalah Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah. Kategori ini diberikan kepada individu atau tokoh daerah yang berdedikasi tinggi mengembangkan pendidikan di luar jalur formal demi kemajuan masyarakat.
"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
2. Inovator Teknologi Kesehatan
Kategori kedua adalah Inovator Teknologi Kesehatan. Kategori ini diberikan kepada sosok yang menghadirkan berbagai inovasi di bidang teknologi kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium. Inovasi yang diberikan dapat berupa penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
3. Penggerak Desa Mandiri Pangan
Kategori yang ketiga adalah Penggerak Desa Mandiri Pangan. Kategori ini mencari sosok yang mendorong kemandirian dan ketahanan pangan di desa melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pertanian berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat.
"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," ujarnya.
4. Pelestari Budaya Daerah
Kategori terakhir adalah Pelestari Budaya Daerah. Kategori ini mencari sosok yang dengan upaya nyata untuk merawat, menjaga, dan mengembangkan warisan leluhur agar identitas bangsa tetap hidup.
"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelasnya.
Dorong Kiprah Tokoh Daerah Jadi Inspirasi Nasional
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan DPD Awards hadir sebagai bentuk apresiasi bagi sosok-sosok inspiratif di daerah. Ajang ini memberi panggung penghormatan bagi mereka yang terus berkontribusi nyata meski jauh dari sorotan publik nasional.
"Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar," jelas Sultan.
Ajang DPD RI Awards 2026 ini diharapkan mampu mendorong kiprah para pahlawan daerah agar makin dikenal publik nasional. Karya dan dedikasi mereka pun diharapkan dapat menjadi inspirasi baru bagi daerah-daerah lainnya.
Kenal sosok pahlawan pendidikan di daerah? Kamu bisa mengusulkannya dengan melakukan pendaftaran DPD RI Awards 2026 melalui awards.dpd.go.id/nominasi.
(akd/ega)
