Lulus SMP Nekat Merantau ke Bandung, 2 Putri Papua Ini Kuliah Gratis di Unpad

ADVERTISEMENT

Lulus SMP Nekat Merantau ke Bandung, 2 Putri Papua Ini Kuliah Gratis di Unpad

Cicin Yulianti - detikEdu
Kamis, 13 Agu 2026 18:30 WIB
Yuliana dan Jein
Yuliana dan Jein. Foto: Unpad
Jakarta -

Perjalanan jauh dari keluarga atau merantau terkadang menjadi motivasi besar untuk sukses. Kesuksesan tersebut bisa jadi kabar membahagiakan bagi keluarga yang menunggu di rumah.

Keyakinan itulah yang hingga saat ini dipegang oleh Yuliana Taran dan Jein Kesya Novita Rumbewas. Kedua gadis asal Papua tersebut nekad merantau setelah lulus SMP.

Demi melanjutkan pendidikan, mereka harus merantau ke Bandung. Perjalanan rantau ini masih berlanjut hingga sekarang mereka lolos di Universitas Padjadjaran (Unpad).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raih Beasiswa ADEM untuk Sekolah

Bukan tanpa alasan, Yuliana dan Jein pergi ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan di SMA KP Margahayu, Kabupaten Bandung. Di sana mereka bisa berkuliah gratis dengan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).

ADVERTISEMENT

"Motivasinya, aku ingin mencari pengalaman di luar Papua. Setelah tahu ada beasiswa ADEM, sejujurnya orang tua aku awalnya tidak mengizinkan karena memang jaraknya sangat jauh," kata Yuliana dikutip dari laman Unpad, Kamis (13/8/2026).

Ia masih ingat bagaimana perjuangannya meyakinkan kedua orang tua. Tekad besar Yuliana untuk bersekolah kemudian membuat orang tuanya lulus.

"Tapi setelah melihat bagaimana saya bertekad dan mengusahakan beasiswa itu, akhirnya diizinkan. Setelah 3 tahun di Bandung dan sudah sedikit mengenal budayanya," katanya.

Sementara Jein, ia berani merantau dan menerima beasiswa ADEM karena melihat kakak kelasnya. Ia kemudian menjadi tertarik melanjutkan pendidikan di luaar pulau.

"Saya melihat, oh kakak-kakak itu bisa ke luar Papua. Terus aku kalau mau punya pengalaman baru, juga harus ke luar. Saat izin ke orang tua, puji Tuhan diizinkan. Akhirnya, sampai di sini," ujar Jein.

Lanjut Kuliah dengan Beasiswa ADik

Kesempatan meraih pendidikan terus berlanjut bagi Yuliana dan Jein. Keduanya kembali meraih beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).

Beasiswa tersebut diberikan kepada anak-anak Indonesia yang berasal dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) atau anak-anak pekerja migran di luar negeri yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Dengan beasiswa ini, Yuliana bisa berkuliah di program studi Kesejahteraan Sosial Unpad dengan tenang. Begitu juga bagi Jein yang memilih prodi Biologi Unpad.

"Sebenarnya tidak ada alasan khusus mengapa aku pilih Kesos. Tapi karena di SMA aku jurusan IPS, jadi Kesos sudah tidak asing lagi. Aku juga ingin mengabdi ke masyarakat, apalagi di daerah Papua nanti setelah lulus," ujar Yuliana.

Bangga Masuk Unpad

Yuliana sangat bangga dan antusias sebagai mahasiswa baru Unpad. Anak dari seorang ayah yang berprofesi nelayan tersebut ingin memanfaatkan kesempatan kuliah dengan aktif di sejumlah kegiatan mahasiswa.

Selaras dengan Yuliana, Jein juga mengungkapkan perasaan serupa. Keduanya kini sedang disibukkan oleh kegiatan pengenalan lingkungan kampus.

"Rasanya luar biasa, pokoknya kayak nggak nyangka bisa masuk ke kampus pilihan pertama ini," tuturnya.

Walaupun padat, mereka tetap senang menjalaninya. Mereka merasa beruntung karena bisa menempuh pendidikan tinggi secara gratis dan dijamin pemerintah.

"Ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya jadi mahasiswa Unpad, bangga banget. Jadi walau ada rasa capek, tetap nggak terlalu dirasa," ujar Yuliana.



(cyu/cyu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads