Dari Atlet Tenis ke Cornell, Destry Kini Jadi Calon Gubernur BI Usulan Prabowo

ADVERTISEMENT

Dari Atlet Tenis ke Cornell, Destry Kini Jadi Calon Gubernur BI Usulan Prabowo

Pasti Liberti Mappapa - detikEdu
Selasa, 11 Agu 2026 08:00 WIB
Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Oni Febriarto Rahardjo dan Komisaris Utama BTN Chandra M Hamzah berbincang dengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti usai acara BTN Economic Outlook 2024 di Jak
Destry Damayanti Foto: Dok. BTN
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengajukan Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Desty Damayanti sebagai calon Gubernur BI definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada DPR RI.

"Namanya tunggal satu nama yaitu atas nama ibu Destry yang beliau sekarang menjabat Penjabat Gubernur BI Sementara," ujar Prasetyo di Gedung DPR RI, Senin (10/8/2026).

Destry menjadi Penjabat Sementara (Pjs) atau Penjabat Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Antara Tenis dan Kuliah

Siapa sangka ekonom kelahiran Jakarta pada 1963 ini pernah menjadi atlet tenis berprestasi. Ia bahkan pernah bertanding di sejumlah agenda multiajang olahraga seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan SEA Games.

ADVERTISEMENT

"Saya waktu itu menang se-Indonesia tuh. Nah dari situ mulai suka banget sama tenis. Sampai saya lanjut sampai ikut yang senior seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) sampai Sea Games juga," ujarnya seperti dikutip dari arsip detikFinance.

Hingga pada akhirnya di bangku SMA ia harus memilih antara tenis atau melanjutkan ke perguruan tinggi. "Saya merasakan nyaman di tenis sampai saat SMA menjelang kuliah saya berpikir apakah saya terus di dunia ini (tenis) atau tidak. Karena menjadi atlet itu susah," ujarnya dalam acara The Inspiring Woman di CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Usai lulus SMA ia sebenarnya tidak langsung mendaftar kuliah. Ia behkan sempat mengikuti sejumlah turnamen di beberapa tempat. Hingga akhirnya 3 bulan sebelum seleksi penerimaan mahasiswa baru yang saat itu disebut Sipenmaru, Destry memutuskan untuk kuliah.

Waktu yang terbatas itu digunakannya untuk mempersiapkan diri untuk ujian. Fakultas Ekonomi pun menjadi pilihannya. "Cuma jurusan itu yang saya pilih," katanya. Ia berhasil lolos dalam seleksi tersebut dan resmi menjadi mahasiswa FE UI pada 1983.

"Saya pilih IPS karena suka yang kualitatif, ya paling nggak bahasa Inggris saya nggak jelek-jelek amat waktu itu. Kalau IPA kan harus belajar lagi, akhirnya keterima di FE UI," ujarnya.

Saat mulai berkuliah Destry sangat menyukai ilmu ekonomi. Salah satu alasannya dosen-dosen yang menurutnya sangat mumpuni seperti Emil Salim. Ia pun mengaku mengantongi nilai A terutama untuk mata kuliah terkait ekonomi makro. "Ilmu-ilmu ini sangat dinamis," katanya.

Selama kuliah, ia juga menjadi asisten dosen dan asisten peneliti di program Harvard Institute for International Development (HIID) Kementerian Keuangan. Lulus dari UI pada 1989, Destry langsung melanjutkan kuliah dengan beasiswa Kemenkeu untuk mengambil gelar master di Cornell University, Amerika Serikat jurusan Regional Science.

Usai menuntaskan kuliahnya di negeri Paman Sam, ia sempat mengabdi di Kementerian Keuangan. Namun beberapa tahun kemudian Destry memutuskan menjadi ekonom di sebuah bank swasta.

Kariernya terus berlanjut menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada tahun 2011-2015, Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahun 2014-2015 serta sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019.

Ia resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.74/P Tahun 2019 tanggal 29 Juli 2019 untuk periode 2019-2024 dan berlanjut untuk periode 2024-2029.

Saksikan Live DetikPagi:

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI"
[Gambas:Video 20detik] (pal/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads