×
Ad

Sering Terjebak Hallucination AI Saat Riset Skripsi? Ini Solusinya

Ghefira - detikEdu
Jumat, 17 Jul 2026 21:30 WIB
Foto: (Dok detikevent)
Jakarta -

Banyak mahasiswa kini mengandalkan AI untuk mempercepat riset, tapi tidak sedikit yang terjebak masalah baru. Salah satu yang paling sering terjadi adalah hallucination AI, kondisi ketika AI menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan tapi sebenarnya tidak akurat atau bahkan tidak nyata. Jika tidak dikenali sejak awal, ini bisa berujung pada referensi palsu yang lolos ke draf skripsi atau tesis.

Masalah lain yang sering muncul adalah ketidaktahuan soal batas aman penggunaan AI dalam konteks integritas akademik. Banyak yang menggunakan AI sebagai penghasil konten penuh, padahal posisi AI seharusnya sebagai alat bantu penelusuran, bukan pengganti proses berpikir kritis peneliti itu sendiri.

Untuk menjawab kebutuhan ini, hadir webinar AI untuk riset akademik yang membahas tuntas batas aman penggunaan AI dan teknik menghindari risiko hallucination sejak dasar. Peserta akan dipandu langsung oleh praktisi dan Academic AI Consultant memahami cara kerja tools seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, Research Rabbit, dan NotebookLM secara tepat, termasuk teknik membuat prompt yang menghasilkan output akurat dan bisa dipertanggungjawabkan secara akademik.

Selain materi soal keamanan penggunaan AI, peserta juga akan belajar workflow riset berbasis AI yang lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas, mulai dari pencarian referensi, penyusunan literature review, sampai pemetaan research gap.

Kelas berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, pukul 19.00 hingga 21.30 WIB, online melalui Zoom. Harga early bird Rp45.000 berlaku untuk pendaftaran sebelum 28 Juli 2026 pukul 23.30 WIB.

Daripada riset jalan tanpa arah dan berisiko salah arah karena AI, lebih baik pelajari cara pakainya yang benar sejak awal. Daftar sekarang di detikevent.



Simak Video "Video Kemkomdigi soal Batasan Penggunaan AI di Indonesia"

(nwk/nwk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork