Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Dapat Pengakuan PBB, Juara 1 bidang E-government

ADVERTISEMENT

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Dapat Pengakuan PBB, Juara 1 bidang E-government

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 12 Jul 2026 17:00 WIB
Rumah Pendidikan diakui PBB, juara 1 kategori E-Government
Foto: Kemendikdasmen
Jakarta -

Rumah Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendapat juara pertama kategori e-government pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026. Perhelatan ini diselenggarakan oleh PBB melalui International Telecommunication Union (ITU) di Jenewa, Swiss.

Rumah Pendidikan menyisihkan 1.596 inovasi digital dari 122 negara. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menerangkan kondisi geografis Indonesia yang terdiri lebih dari 17 ribu pulau mendorong lahirnya inovasi yang dapat menjangkau seluruh anak bangsa.

"Penghargaan ini kami persembahkan kepada jutaan murid, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh insan pendidikan di Indonesia yang setiap hari menjaga semangat belajar di berbagai penjuru negeri," ujarnya, melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu (12/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami meyakini bahwa tempat lahir atau tempat tinggal seorang anak tidak boleh menentukan kualitas pendidikan yang diterimanya. Atas keyakinan itulah Rumah Pendidikan dibangun sebagai ekosistem pembelajaran digital yang menghubungkan guru, murid, keluarga, sekolah, serta berbagai mitra untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan mudah diakses oleh semua," jelas Suharti.

ADVERTISEMENT

Ia menekankan teknologi merupakan salah satu solusi mengurangi kesenjangan layanan pendidikan. Walau demikian, teknologi tidak hadir untuk menggantikan peran guru, melainkan memperkuatnya sebagai pusat pembelajaran.

Suharti menyebut, melalui teknologi, semua anak Indonesia mempunyai kesempatan yang sama dalam memperoleh pembelajaran dan sumber belajar yang berkualitas. Pada saat yang sama, teknologi membuka ruang kolaborasi dan partisipasi semesta untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari visi Prabowo dalam memperluas akses pendidikan melalui teknologi, kepemimpinan Mendikdasmen Abdul Mu'ti, dan dedikasi semua pemangku kepentingan pendidikan, terkhusus jajaran Kemendikdasmen dan tim Rumah Pendidikan.

Rumah Pendidikan Integrasikan 66 Layanan

Rumah Pendiidkan sekarang ini telah mengintegrasikan 66 layanan pendidikan dan dimanfaatkan lebih dari 6,9 juta pengguna. Platform ini menyediakan 4.843 sumber belajar gratis dan membantu lebih dari 105 guru di wilayah 3T dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

"Keberhasilan Indonesia meraih predikat Winner WSIS Prizes 2026 pada kategori Action Line C7: e-Government untuk pertama kalinya sejak ajang ini diselenggarakan pada 2012 merupakan pencapaian yang membanggakan bagi dunia pendidikan nasional. Pengakuan ini menunjukkan bahwa inovasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global sekaligus menjadi kebanggaan bagi guru, peserta didik, orang tua, dan seluruh masyarakat Indonesia," kata Deputi Wakil Tetap RI/Duta Besar PTRI Jenewa, Achsanul Habib.

Achsanul mengatakan pencapaian ini menegaskan teknologi mampu menjadi bagian dari solusi untuk memperluas akses, meningkatkan pemerataan kesempatan, dan menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif serta bermutu untuk semua.



(nah/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads