Dosen ITB Dapat Penghargaan dari Prancis, Pencetusnya Napoleon pada 1808

ADVERTISEMENT

Dosen ITB Dapat Penghargaan dari Prancis, Pencetusnya Napoleon pada 1808

Nikita Rosa - detikEdu
Sabtu, 13 Jun 2026 13:00 WIB
Dr. Andryanto Rikrik Kusmara Menerima Tanda Kehormatan Chevalier dans lOrdre des Palmes AcadΓ©miques dari Pemerintah Republik Prancis
Foto: Laman Resmi ITB
Jakarta -

Pemerintah Republik Prancis memberikan tanda kehormatan kepada Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Andryanto Rikrik Kusmara. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya pada kesenian kontemporer di Indonesia.

Penghargaan bertajuk Chevalierdansl'Ordre desPalmesAcadΓ©miques itu adalah tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Prancis kepada tokoh yang dinilai memberikan dampak luar biasa dalam pengembangan pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan pengayaan warisan budaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan ini dicetuskan oleh Napoleon pada 1808 dan telah diberikan kepada sejumlah tokoh terkemuka dunia, termasuk Marie Curie, Jean-Baptiste Charcot, dan LΓ©opold SΓ©dar Senghor.

Dalam pemberian penghargaan tersebut, Duta Besar Prancis, Fabien Penone menyampaikan Prancis kembali memberikan gelar penghomatan kepada seoarang seniman, pendidik, dan pembangun. Ia juga mengucapkan selamat telah bergabung dengan kelompok terhornat berisi para tokoh dunia.

ADVERTISEMENT

"Hari ini, Dr Andryanto Rikrik Kusmara, Anda bergabung dengan kelompok terhormat (seperti seperti Marie Curie, Jean-Baptiste Charcot, dan LΓ©opold SΓ©dar Senghor). Saya senang bahwa upacara ini dapat diselenggarakan di ITB, sebuah simbol keunggulan Indonesia sekaligus mitra lama Prancis. Melalui diri Anda, Prancis memberikan penghormatan kepada seorang seniman, pendidik, dan pembangun," ujarnya dalam laman ITB dikutip Sabtu (13/6/2026).

MenurutPenone, kontribusi Dr A.RikrikKusmara tidak terbatas pada institusi maupun ruang kelas. Dr ARikrikKusmara juga turut membentuk lanskap seni kontemporer di Indonesia dengan memberi ruang untuk berbagai karya dan gagasan hadir di ranah publik.

Berjasa dalam Kerja Sama Bandung dan Prancis

Duta besar juga mengapresiasi peran Dr A Rikrik Kusmara dalam memperkuat kerja sama antara Bandung dan Saint-Γ‰tienne, Prancis.

Pada 2015, Bandung ditetapkan sebagai Kota Kreatif UNESCO. Di tahun yang sama, Dr A Rikrik Kusmara berkesempatan mengunjungi Saint-Γ‰tienne, kota pertama di Prancis yang bergabung dalam jaringan kota kreatif UNESCO.

Kunjungan tersebut kemudian berkembang menjadi kolaborasi yang mempertemukan desain, pendidikan, inovasi, dan kebudayaan.

Mencetuskan Material Library di ITB

Salah satu hasil dari kerja sama tersebut adalah lahirnya Material Library pertama di Indonesia di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Perpustakaan ini menjadi sarana pembelajaran dalam pendidikan desain sekaligus pusattransdisipliner yang memetakan material alami dan inovatif dari Asia Tenggara.

Duta Besar Fabien Penone juga menyinggung kontribusi Dr A Rikrik Kusmara dalam mengembangkan jejaring kemitraan dengan berbagai institusi terkemuka di Prancis, di antaranya UniversitΓ© Paris 1 PanthΓ©on-Sorbonne dan Γ‰cole SupΓ©rieure d'Art et Design Saint-Γ‰tienne. Ia juga menjadi salah satu tokoh penting dalam program Bandung-Saint-Γ‰tienne Design Cities, yaitu program residensi yang mempertemukan institusi akademik, pusat riset, industri, dan masyarakat sipil.

Sebagai penerima penghargaan, Dr A Rikrik Kusmara menyampaikan syukurnya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah pengakuan atas pencapaian pribadi, melainkan juga penghormatan terhadap perjalanan panjang kolaborasi, persahabatan, dan pertukaran intelektual antara Indonesia dan Prancis.

"Dengan penuh rasa syukur, kerendahan hati, dan kehormatan yang mendalam, saya menerima tanda kehormatan Chevalier dans l'Ordre des Palmes AcadΓ©miques yang dianugerahkan oleh Pemerintah Republik Prancis," ujarnya.




(nir/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads