Lulusan Terbaik SMAU CT ARSA Diterima dan Pilih Kuliah di Kampus Belanda

ADVERTISEMENT

Lulusan Terbaik SMAU CT ARSA Diterima dan Pilih Kuliah di Kampus Belanda

Tim detikEdu - detikEdu
Selasa, 02 Jun 2026 20:00 WIB
Lulusan terbaik SMAU CT ARSA diterima dan pilih kampus di Belanda
Foto: Dokumentasi CT ARSA Foundation)
Jakarta -

Muhammad Badar Agung, lulusan SMA Unggulan CT ARSA Foundation asal Kebumen Jawa Tengah, menjadi lulusan terbaik Angkatan ke-VI SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo tahun ajaran 2025/2026.

Badar merupakan anak pedagang jajanan kaki lima, berhasil diterima di Wageningen University Belanda dan Monash University Australia.

Sebelum mendapatkan beasiswa penuh di SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo, Badar harus menerima kenyataan pahit, karena ayahnya yang dulu berprofesi sebagai pedagang tasbih, kini menderita penyakit stroke sejak tahun 2020. Pasca serangan stroke, ekonomi keluarga Badar menjadi terpuruk. Beasiswa penuh yang ia terima dari SMA Unggulan CT ARSA Foundation sangat membantu keluarganya secara ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun untuk bisa masuk dan menajalani Pendidikan di SMA Unggulan CT ARSA, Badar harus melalui proses seleksi yang sangat ketat hingga survei rumah.

ADVERTISEMENT

Selama menjalani Pendidikan di SMA Unggulan CT ARSA, Badar mampu membuktikan diri dan meraih prestasi membanggakan, seperti Gold Medal di Kompetisi Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIFF) 2026.

Badar bersama Tim SMA Unggulan CT ARSA mengembangkan katalis solar panel menggunakan biofilm berbahan dasar limbah kulit buah naga.

Selama di SMA Unggulan CT ARSA, ia merasakan pola dan fasilitas pendidikan yang sangat baik hingga bisa mengubah perilaku, cara berpikir, dan pandangannya dalam menggapai mimpi.

Dari sisi akademis, lingkungan sekolah gratis CT ARSA Foundation sangat mendukung dalam berkompetisi untuk meraih hasil akademik yang tinggi.

"CT ARSA juga memberi saya kesempatan untuk meneruskan studi lanjut ke luar negeri, mulai dari kelas 1 sudah disediakan pembinaan tentang studi lanjut dan informasi studi lanjut baik dari guru ataupun alumni," ungkap Badar.

Di kelas 2, imbuhnya, juga ada ekstrakurikuler IELTS & SAT yang sangat membantu dalam persiapan.

"Di sekolah ini juga saya mulai belajar berorganisasi, di lingkup organisasi kami dilatih untuk bisa mengemban tanggung jawab tanpa melupakan status kami sebagai siswa" tuturnya.

Pasca lulus dan menjadi yang terbaik Angkatan VI SMA Unggulan CT ARSA, Badar yang memiliki cita-cita menjadi pebisnis agrikultur, akhirnya memilih melanjutkan pendidikan di luar negeri, yakni di Wageningen University jurusan Environmental Engineering (Teknik Lingkungan).

Badar ingin memberi kontribusi kepada masyarakat, dengan menyediakan pasokan bahan pangan dengan harga stabil, karena ia sering melihat harga bahan pangan di pasaran yang fluktuatif dan tentu kondisi ini menganggu aktivitas konsumsi UMKM dan rumah tangga.

Capaian Badar tentu tak lepas dari peran besar dari Pendiri SMA Unggulan CT ARSA Foundation, Ayahanda Chairul Tanjung dan Bunda Anita Ratnasari Tanjung. Baginya, sosok keduanya adalah Role Model baginya.

"Melalui CT ARSA, Ayahanda dan Ibunda memperkenalkan kami dengan dunia professional dengan mendatangkan berbagai civitas akademik professional. Terlebih lagi Ayahanda dan Ibunda juga membantu keluarga saya secara ekonomi karena biaya sekolah saya di SMA ditanggung 100%," tutup Badar.




(nwk/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads