Amunisi Gen-Z Tembus Dunia Kerja: Tambah Skill, Portofolio, dan Adaptif

ADVERTISEMENT

Amunisi Gen-Z Tembus Dunia Kerja: Tambah Skill, Portofolio, dan Adaptif

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 24 Mei 2026 11:00 WIB
tiga peserta Career Corner di Jogja Financial Festival pada Jumat (22/5/2026)
Tiga peserta Career Corner di Jogja Financial Festival pada Jumat (22/5/2026). Foto: Novia Aisyah/detikcom
Jakarta -

Komplit, mulai dari menambah skill dan portofolio, Gen-Z juga memahami keharusan bersikap adaptif dalam menghadapi dinamika permintaan dunia kerja. Setidaknya itulah yang diungkap dari beberapa job hunter yang ditemui detikEdu berikut ini.

Nafa, Lilis, dan Aulia, tiga peserta Career Corner di Jogja Financial Festival pada Jumat (22/5/2026) mengungkapkan berbagai modal mereka dalam mencari pekerjaan. Meski di sisi lain, ketiganya kerap memiliki ketakutan tidak segera memperoleh pekerjaan.

"Semakin banyak lulusan-lulusan baru, sedangkan lowongan pekerjaan nggak sebanyak lulusan yang dikeluarkan," kata Aulia di Jogja Expo Center.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, karena persaingan semakin ketat, maka skill harus ditambah. Aulia menilai ijazah menjadi pendamping dalam melamar pekerjaan, tetapi selama prosesnya, yang harus dilakukan adalah menambah keterampilan baru.

"Ikut-ikut pelatihan sih, cari aja yang cocok. Pertama untuk bakat minat dulu sih kalau dari aku pribadi," ungkap Aulia.

ADVERTISEMENT

"Misalnya kayak Excel, Microsoft, terus project-project management itu kayaknya juga diperlukan kan," imbuh Lilis.

Adaptif Juga Penting

Nafa juga sepakat dengan keduanya, yakni penting untuk menambah skill yang tidak diberikan dari perkuliahan, tetapi akan dibutuhkan saat bekerja. Menurutnya, pencari kerja perlu mengikuti perkembangan zaman atau bersikap adaptif.

"Sebenarnya lebih ke kita perlu mengikuti perkembangan zaman sih," sebut Nafa.

Sementara, menurut Aulia, penting bagi job seekers saat ini untuk melek teknologi. Ia pun menuturkan dirinya membangun portofolio dengan mencari proyek-proyek.

"Kalau dari aku pribadi join beberapa project-project sih. Jadi kayak cari project entah dari pendanaan individu atau cari tim," ungkap lulusan sejarah ini.




(nah/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads