10 Ilmuwan RI Teratas Berdasarkan Indeks I10 Versi AD Scientific 2026, Ada Dosenmu?

ADVERTISEMENT

10 Ilmuwan RI Teratas Berdasarkan Indeks I10 Versi AD Scientific 2026, Ada Dosenmu?

Cicin Yulianti - detikEdu
Rabu, 06 Mei 2026 12:00 WIB
Asian scientist or doctors use microscopes to test for the coronavirus (COVID 19). Or a new flu virus to save human life In the lab Or hospital. Successful in researching the treatment of patients
Ilustrasi peneliti. Foto: iStock/Reptile8488
Jakarta -

Alper-Doger (AD) Scientific Index 2026 merilis pemeringkatan ilmuwan di dunia berdasarkan beberapa aspek dalam riset. Salah satunya kategori periset dengan produktivitas i10 .

Pemeringkatan berdasarkan i10 menyoroti konsistensi dan kontribusi akademik yang berkelanjutan. Dalam dunia riset, i10 adalah metrik atau indikator yang digunakan untuk mengukur produktivitas dan dampak publikasi ilmiah seorang peneliti. Metrik ini utamanya mengukur dampak penelitian melalui Google Scholar.

Nah, dari Indonesia sendiri ada beberapa peneliti dengan produktivitas i10 teratas. Berikut sosok-sosoknya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ilmuwan RI Teratas AD Scientific 2026 Berdasarkan Produktivitas I10

1. Suharyo Sumowidagdo

Total i10: 703
Total i10 5 tahun terakhir: 511
Skor momentum indeks i10: 72,7%
Peringkat dunia: 2.020
Instansi terafiliasi: Badan Riset dan Inovasi Nasional

ADVERTISEMENT

2. Burhan Bungin

Total i10: 559
Total i10 5 tahun terakhir: 451
Skor momentum indeks i10: 80,7%
Peringkat dunia: 3.553
Instansi terafiliasi: Universitas Ciputra

3. Sri Hartin Rahayu

Total i10: 497
Total i10 5 tahun terakhir: 414
Skor momentum indeks i10: 83,3%
Peringkat dunia: 4.839
Instansi terafiliasi: Badan Riset dan Inovasi Nasional

4. Agus Purwanto

Total i10: 457
Total i10 5 tahun terakhir: 395
Skor momentum indeks i10: 86,4%
Peringkat dunia: 5.934
Instansi terafiliasi: Universitas Pelita Harapan

5. Abdul Halim Barkatullah

Total i10: 456
Total i10 5 tahun terakhir: 382
Skor momentum indeks i10: 83,8%
Peringkat dunia: 6.032
Instansi terafiliasi: Universitas Lambung Mangkurat

6. Rahardihita Widyatra

Total i10: 429
Total i10 5 tahun terakhir: 239
Skor momentum indeks i10: 55,7%
Peringkat dunia: 6.958
Instansi terafiliasi: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

7. Yulyani Werdiningsih

Total i10: 406
Total i10 5 tahun terakhir: 336
Skor momentum indeks i10: 82,8%
Peringkat dunia: 9.515
Instansi terafiliasi: Universitas Sebelas Maret Surakarta

8. Pujianto

Total i10: 367
Total i10 5 tahun terakhir: 289
Skor momentum indeks i10: 78,7%
Peringkat dunia: 10.206
Instansi terafiliasi: Universitas Negeri Yogyakarta

9. Hana Azzah Nur Arifah

Total i10: 342
Total i10 5 tahun terakhir: 295
Skor momentum indeks i10: 86,3%
Peringkat dunia: 12.223
Instansi terafiliasi: UIN Sunan Gunung Djati Bandung

10. Agus Setiawan

Total i10: 341
Total i10 5 tahun terakhir: 285
Skor momentum indeks i10: 83,6%
Peringkat dunia: 12.429
Instansi terafiliasi: Universitas Trilogi

Tentang AD Scientific Index

AD Scientific Index didirikan oleh Prof Dr Murat Alper dan Assoc Prof Dr Cihan Doger. AD Scientific Index merupakan organisasi evaluasi akademik yang didedikasikan untuk mengukur kontribusi ilmiah peneliti dan institusi-insitusi di dunia.

Hingga saat ini, AD Scientific Index menganalisis 2.627.829 ilmuwan yang berafiliasi dengan 24.568 institusi di 221 negara. Cakupannya sebanyak 13 bidang ilmiah utama dan 211 sub-disiplin.




(cyu/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads