Mudik Asyik Baca Buku kembali diadakan pada 16-17 Maret 2026. Tahun ini ada 24.000 buku yang dibagikan di sembilan titik mudik yaitu Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak, dan Terminal Pakupatan.
Dalam peresmian Mudik Asyik Baca Buku 2026 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (16/3), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, berkeliling membagikan buku bacaan kepada anak-anak yang ikut bermudik. Mu'ti juga menyempatkan diri mengobrol dengan orang tua mereka.
Agung (42) adalah salah satu orang tua yang sempat mengobrol dan mendapat buku dari Mendikdasmen. Agung mengaku kaget saat Abdul Mu'ti berjalan ke arah keluarganya. Sebelumnya ia hanya melihat Mendiksasmen melalui layar TV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suprise, kaget! Baru pertama kali bertemu beliau paling melihatnya di medsos saja sama di TV, " ujar Agung kepada detikEdu, Senin (16/3/2026).
Agung mengucapkan terima kasih kepada Mendikdasmen. Ia juga berpesan agar ke depan buku-buku dapat dibagikan ke sekolah.
"Bapak Menteri, terima kasih untuk bantuan bukunya. Untuk ke depan mungkin bisa blusukan ke sekolah-sekolah," jelas Agung.
Anak pertama Agung, Nara (11), mengaku senang dengan buku bacaan yang didapatnya. Kepada detikEdu, ia menunjukkan buku berjudul Misi Kirana dan Pasukan Pramuka.
Nara berharap, buku-buku yang dibagikan bisa ditambah. Ia ingin membaca lebih banyak komik.
"Kayaknya lebih kayak komik," ujar Nara.
Mudik Asyik Baca Buku menyediakan 24.000 bacaan anak yang telah dikurasi. Anak bisa membaca buku di tempat atau dibawa pulang ke kampung halaman.
Selain pembagian buku gratis, kegiatan Mudik Asyik Baca Buku juga menghadirkan berbagai aktivitas literasi. Kegiatan tersebut antara lain pojok baca, membaca nyaring, mengulas buku, mendongeng, mewarnai, permainan edukatif, serta atraksi komunitas literasi.
(nir/nah)











































