Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, menutup usia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat pada Senin (2/3) pukul 06.58 WIB. Semasa hidupnya, Try Sutrisno telah menempuh pendidikan yang sarat militer.
Seperti diketahui, Try Sutrisno menjabat sebagai Wapres ke-6 RI pada 1993 hingga 1998 mendampingi Presiden ke-2 RI Soeharto. Try Sutrisno memiliki sepak terjang yang mentereng sampai dikagumi oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada peluncuran buku 'Filosofi Parenting' oleh Try Sutrisno 2025 lalu, SBY bercerita pertemuan pertamanya dengan Try Sutrisno di Akademi Militer (Akmil), Magelang, 1973. Saat itu, Try Sutrisno menjadi pembicaraan di kalangan taruna karena dinilai akan menjadi 'bintang baru'.
"Satu tahun sebelumnya, ada seminar di TNI Angkatan, di Seskoad, yang tajuknya adalah 'Pewarisan nilai-nilai 1945'. Muncul dalam pemberitaan dan percakapan di antara kami satu almamater, ada Mayor Korps Zeni Try Sutrisno, yang menyampaikan pandangannya dan sangat memukau dan semua bangga, bahkan kami mengatakan 'A new star was born' waktu itu, itu yang pertama," tutur SBY di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (15/11/2025), dilansir detikNews.
Setelah itu, karier Try Sutrisno melesat hingga menjadi Panglima Angkatan Bersenjata RI. Seperti apa pendidikan yang ditempuh Try Sutrisno hingga menjadi 'bintang baru'? Ini penjelasannya.
Pendidikan Try Sutrisno Wapres ke-6 RI
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Ia mengenyam pendidikan SMA di SMAN 2 Surabaya, sekolah yang sama dengan Prof Wardiman Djoyonegoro (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke-22) dan Dr Tarmizi Taher (Menteri Agama ke-15).
Setelah masa sekolah, Try Sutrisno mengikuti Akademi Teknik Angkatan Darat dan lulus pada 1959. Usai kelulusannya, ia ditugaskan di Kodam IV /Sriwijaya sebagai Dan Ton Zipur.
Dalam karier militernya, Try pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada 1986 hingga 1988 dan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1988 hingga 1993.
Pada tahun 1993, Try Sutrisno dipilih sebagai Wakil Presiden RI melalui Sidang Umum MPR masa bakti 1992-1997 mendampingi Soeharto. Ia lalu digantikan oleh BJ Habibie pada Sidang Umum MPR 1998.
Try Sutrisno Akan Dimakamkan di TMP Kalibata
Jenazah Try Sutrisno akan disemayamkan di rumah duka, kediaman pribadinya, di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Ia akan disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.
Setelahnya, Try Sutrisno akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, tempat Wapres ke-6 RI itu akan istirahat terakhir kalinya.
(nir/twu)











































