Wisuda adalah momen yang sakral bagi para lulusan sehingga biasanya seseorang meluangkan waktu penuh untuk hari wisuda. Namun, bagaimana jika seseorang diwisuda sekaligus melangsungkan acara pernikahan pada hari yang sama?
Kisah tersebut terjadi pada salah satu wisudawan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus. Namanya, Ainunnur Izzatiy, lulusan di wisudawan periode Februari 2026.
Beberapa jam sebelum ia menerima ijazah dari Rektor, ia baru saja melangsungkan ijab qabul. Sehingga ia datang ke acara wisuda dengan pakaian pengantin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didampingi Sang Suami Ambil Ijazah
Tak sendirian, Ainunnur ditemani sang suami barunya, Parman saat menerima ijazah. Suasana pengukuhannya pun seolah bernuansa pernikahan.
Alunan musin saksofon mengiringi keduanya berjalan ke depan untuk mengambil ijazah. Sontak, kejadian tersebut menjadi perhatian wisudawan lain.
Ainunnur kemudian mengikuti prosesi pindah kuncir. Keberadaannya bersama suami menambah kesan haru di mata para tamu.
"Atas nama sivitas akademika UIN Sunan Kudus, kami mengucapkan selamat atas hari bahagia ini. Semoga sukses selalu dan penuh keberkahan," kata Rektor UIN Sunan Kudus Prof Dr H Abdurrohman Kasdi, Lc dikutip dari laman kampus, Selasa (10/2/2026).
Ainunnur dan suami juga terlihat disambut meriah oleh semua civitas akademika yang hadir ruangan. Termasuk Wakil Rektor I, Wakil Rektor III dan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menjadi saksi bahwa kisah baru Ainunnur resmi dimulai sejak wisuda.
"Kami berharap kelak putra-putrinya dapat dihantarkan menjadi mahasiswa UIN Sunan Kudus," tutur Rektor.
Sempat Bimbang karena Jadwal Bertabrakan
Lulusan prodi Tadris Bahasa Inggris tersebut sempat gelisah saat mengetahui jadwal pernikahan dan wisudanya bentrok. Namun, ia tidak mau memilih salah satunya saja.
Ainunnur tetap menjalani wisuda sebagai bukti kerja keras dan perjuangannya menempuh pendidikan di UIN Sunan Kudus. Meski awalnya berat hati, tapi setelah dijalani ternyata ia dan suami bisa menjalaninya.
"Awalnya sempat bimbang karena tanggal pernikahan sudah dijadwalkan lama, lalu muncul jadwal wisuda yang terbilang mendadak. Karena ingin tetap hadir di acara wisuda, akhirnya setelah akad nikah saya langsung datang ke lokasi wisuda," ungkap Ainunnur.
Melihat semangat sang istri, Parman bangga terhadap istrinya. Perempuan tersebut telah membuktikan bahwa pendidikan yang tinggi bukan halangan seorang perempuan untuk membangun rumah tangga.
(cyu/nwk)











































