Menjadi best delegate pada ajang Model United Nations (MUN) bukanlah hal yang mudah. Selain piawai dalam berbicara bahasa Inggris, peserta juga harus menguasai banyak skill.
Begitulah yang disampaikan oleh William Tristan Mahendra, siswa Sekolah Victory Plus. Ia pernah meraih Best Delegate di Asia World International MUN (AWMUN) XI Seoul, AWMUN XII Bali, dan Asia Youth International MUN (AYIMUN) 20th Kuala Lumpur.
"Sejak aku tahun lalu, sejak Juli 2025, itu pertama kali aku join, join MUN di Seoul, di Korea," katanya dalam acara Press Conference International Global Network, di Discovery Hotel, SCBD, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
William sendiri belum genap satu tahun mengikuti ajang MUN. Apa yang membuat William bisa langsung meraih best delegate di ajang MUN?
Tips Jadi Best Delegate di Ajang MUN
1. Selalu Diplomatik
Tips pertama menurut William adalah selalu tampil diplomatik. Dengan prinsip diplomatik, maka peserta akan terlihat memiliki empati dan dapat mendengarkan masukan dari delegasi lain.
"Jadi kayak mungkin tips saat MUN itu untuk selalu menjadi diplomatik, atau untuk menunjukkan rasa diplomasi yang sepertinya, menunjukkan rasa empati, dan mendengarkan orang lain saat mereka ingin berbicara," ungkapnya.
2. Jangan Takut Dihakimi
William tak memungkiri bahwa selama ajang MUN, para delegasi akan saling bertanya dan berdebat mengenai sebuah isu. Meski demikian, ia melihat tak ada penghakiman begitu saja dari delegasi lain.
"Jadi untuk tetap menjadi diplomatik, dan juga jangan pernah takut mencoba, karena saat MUN itu ada yang akan nge-judge kamu, jadi itu sih tips aku," katanya.
3. Sering Latihan Public Speaking
William merupakan seorang pemalu. Namun, dalam ajang MUN ia bisa menyampaikan gagasannya secara berani dan jelas.
Menurut laki-laki yang bermimpi jadi dokter bedah tersebut, tips mudah belajar public speaking adalah dengan berlatih di depan cermin. Selain itu, ia mengingatkan untuk percaya diri.
"Dan sebenarnya walaupun kita live public speaking di mana-mana, itu all come back to us, kembali lagi ke kitanya, kalau kita mau bisa berani maju atau kita tetap di tempat yang sama," katanya.
4. Tenang dalam Mengambil Keputusan
Kunci lain untuk memenangkan best delegate menurut William adalah tenang dalam mengambil keputusan. Tak sedikit, peserta mengambil keputusan dengan tergesa-gesa sehingga membuatnya tidak bijak.
"Untuk menyelesaikan isu, biasanya walaupun isu banyak, aku biasanya selalu tetap tenang, tetap tenang under pressure, walaupun banyak masalah, banyak yang harus dilakukan pressure, tapi kita harus tetap tenang karena ketenangan itu akan menyelesaikan semuanya," ujarnya.
Tak sekadar menyalurkan kemampuannya di MUN, ternyata William merealisasikan dalam kehidupan nyata. Ia bersama keluarga membentuk Mahendra Foundation.
Lewat yayasan tersebut, William berkeliling ke tempat-tempat pelosok untuk mengajar bahasa Inggris. Ia melihat masih banyak anak yang ingin belajar bahasa Inggris tetapi terkendala fasilitas dan biaya.
"Jadi pada saat itu ibu saya dan ayah saya bekerjasama dengan anggota-anggota di Mahendra Foundation juga untuk menyalenggarakan seingat saya di Kalimalang di Cikarang. Jadi ada tempat pondok yang tidak terlalu baik, yang tidak mempunyai edukasi yang cukup, jadi kita mem-volunteer untuk menyediakan bahasa Inggris yang diajarkan oleh saya sebenarnya," tuturnya.
(cyu/nwk)











































