Presiden China Xi Jinping Balas Surat Guru-Pelajar AS soal Pertukaran Pelajar

ADVERTISEMENT

Presiden China Xi Jinping Balas Surat Guru-Pelajar AS soal Pertukaran Pelajar

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Rabu, 14 Jan 2026 12:30 WIB
Presiden China Xi Jinping Balas Surat Guru-Pelajar AS soal Pertukaran Pelajar
Foto: Reuters/Evelyn Hockstein
Jakarta -

Presiden China Xi Jinping membalas surat dari guru dan pelajar Amerika Serikat (AS) dalam program pertukaran pelajar. Jinping menilai generasi muda memegang peran penting dalam memperkuat hubungan China-AS.

Guru dan pelajar tersebut berasal dari Diamond Minds Transformational Leadership Academy di Miami, University of Florida, serta Miami-Dade College.

Dalam surat balasan pada Rabu (7/1/2026) lalu, Xi mengaku senang mengetahui para guru dan pelajar itu menjalani perjalanan yang bermakna selama berada di China. Ia juga merasakan ketertarikan yang kuat serta perasaan tulus mereka terhadap budaya China, demikian seperti dilansir dari China Daily, dikutip Selasa (13/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jinping menegaskan bahwa harapan hubungan China-AS terletak pada masyarakat, sementara masa depannya bergantung pada para generasi mudanya. Sejak diluncurkannya inisiatif '50.000 in Five Years', lebih dari 40.000 pemuda AS telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurut Jinping, program itu memberi kesempatan bagi pelajar AS untuk mengenal China secara lebih langsung dan objektif. Upaya ini sekaligus memperkuat jembatan komunikasi yang mendukung hubungan persahabatan antara masyarakat kedua negara.

Jinping berharap semakin banyak pemuda Amerika bergabung dalam upaya mempererat hubungan kedua negara. Ia mendorong mereka menjadi generasi baru duta persahabatan yang berkontribusi pada pertukaran antar masyarakat serta pengembangan hubungan bilateral China-AS.

Para guru dan pelajar dari AS tersebut mengirimkan surat kepada Jinping untuk mengenang kunjungan mereka ke China pada Oktober 2025. Dalam surat itu, mereka menyampaikan apresiasi atas inisiatif '50.000 in Five Years' yang dinilai membuka ruang pembelajaran lintas budaya bagi generasi muda kedua negara.

'50.000 in Five Years' adalah inisiatif Presiden Xi Jinping yang mengumumkan di San Francisco pada November 2023 lalu bahwa "China siap mengundang 50.000 pemuda Amerika ke China untuk program pertukaran dan studi dalam lima tahun ke depan," demikian dilansir dari laman Kedubes China di AS.

Jinping mengundang pemuda Amerika untuk mengunjungi China dalam beberapa kesempatan, yang disambut hangat di Amerika Serikat. Dari negara bagian Washington hingga Texas, dari New York hingga California, dari Sekolah Dasar Cascade hingga Sekolah Menengah Atas Muscatine dan Sekolah Menengah Atas Lincoln, serta Universitas Harvard dan Universitas Princeton, siswa dari seluruh Amerika Serikat telah berpartisipasi aktif.

Banyak dari mereka, peserta program '50.000 in Five Years', mengalami pengalaman pertama: naik pesawat, pergi ke luar negeri, dan mengunjungi China.




(nwk/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads