Atlet Indonesia membawa pulang total 333 medali SEA Games 2025 Thailand. Sejumlah medali SEA Games tahun ini disumbangkan atlet yang masih berstatus sebagai siswa sekolah.
Para atlet siswa menyumbangkan medali emas, perak, dan perunggu melalui cabang olahraganya masing-masing. Capaian mereka turut mengantarkan Indonesia sebagai runner up klasemen. Siapa saja mereka?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 Siswa Penyumbang Medali SEA Games 2025
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah siswa peraih medali SEA Games 2025. Kenalan, yuk!
Alma Ariella Tsany
Atlet panjat tebing Alma Ariella Tsany meraih medali emas sport climbing nomor Female Lead pada SEA Games 2025. Ia adalah seorang siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Jawa Timur, dikutip dari laman KONI Jawa Timur.
Alma mengaku bersyukur dapat belajar online sambil latihan intensif untuk meraih medali.
"Saya mengucapkan terima kasih pada sekolah saya tercinta, SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Smamsatu, yang memberikan dispensasi pelajaran serta tetap memberikan pembelajaran online ketika saya karantina, sehingga saya bisa fokus berlatih dan meraih prestasi," tutur Alma, dikutip dari akun Facebook sekolahnya.
Adelia Chantika Aulia
Atlet renang Adelia Chantika Aulia meraih medali perunggu pada SEA Games perdananya, SEA Games 2025 Thailand. Ia mengamankan medali perunggu pada nomor 200 M Gaya Punggung Putri.
Dikutip dari akun Instagram Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) @akuatikindo, Adelia baru berusia 14 tahun. Berdasarkan catatan sekolah, ia sudah duduk di bangku kelas 10 di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.
Bagas Syarief Hidayat
Atlet petanque Bagas Syarief Hidayat menyumbang medali perak SEA Games 2025 melalui nomor Triple's Man bersama Muhammad Muhlis Harliza dan Dhoni Wahyu Krisbiantoro. Bagas tercatat sebagai siswa kelas 12 SMA Labschool Unesa, Surabaya, Jawa Timur.
Dikutip dari laman Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Bagas mempersiapkan diri secara insentif selama sekitar 4 bulan, baik latihan fisik maupun mental. Baginya, tekanan dan kualitas lawan terasa kian tinggi karena membawa nama negara masing-masing.
"Tantangan paling berat adalah melawan diri sendiri. Saya harus benar-benar fokus, konsisten latihan, dan menjaga mental selama pertandingan," ucapnya.
"Alhamdulillah saya merasa sangat senang, terharu, dan bangga. Ini pengalaman pertama saya bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia di SEA Games," imbuh kelahiran Sumenep, 28 Mei 2007 ini.
Muhammad Abyan Putra Arlan dan Muhammad Arsky Jayden Zen Naga
Atlet Timnas Hoki Es Indonesia untuk pertama kalinya menyabet medali emas pada SEA Games 2025. Sejumlah pemainnya tercatat masih bersekolah di jenjang SMA.
Atlet hoki es Muhammad Abyan Putra Arlan, adalah siswa kelas 11 SMA Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten. Sedangkan Muhammad Arsky Jayden Zen Naga adalah siswa kelas 11 SMA Muhammadiyah 3 Jakarta.
Dilansir dari detikSport, kedua siswa memperkuat timnas hoki es RI hingga menaklukkan tim tuan rumah Thailand dengan skor tipis 3-2 pada pertandingan final di Thailand International Ice Hockey Arena, Bangkok, Jumat (19/12) lalu.
"Alhamdulillah, nggak nyangka banget bisa membawa pulang medali emas untuk Indonesia. Terima kasih, ya Allah. Terima kasih buat seluruh anggota tim, terima kasih FHEI (Federasi Hoki Es Indonesia), terima kasih pemerintah Indonesia terutama Kemenpora, lalu Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan National Olympic Committee (NOC). Terima kasih kepada seluruh keluarga saya yang selalu memberikan dukungan dari awal sampai akhir, terima kasih juga buat pihak SMA Labschool Cirendeu atas doa dan dukungannya," kata Arlan via telepon, Minggu (21/12) pada detikSport.
"Pokoknya semua sangat luar biasa. Gimana caranya harus tetap semangat, tetap kompak, saling mendukung dan terus berjuang mati-matian sampai akhir," imbuhnya.
(twu/faz)











































